Peristiwa

Tinjau Jalan Nasional Lembah Anai, Presiden Pastikan Percepatan Penanganan

209
×

Tinjau Jalan Nasional Lembah Anai, Presiden Pastikan Percepatan Penanganan

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia meninjau kondisi jalan nasional Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, yang putus total akibat bencana hidrometeorologi, Kamis (18/12).Ist

PADANG- Presiden Republik Indonesia meninjau kondisi jalan nasional Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, yang putus total akibat bencana hidrometeorologi, Kamis (18/12/2025).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan dampak kerusakan infrastruktur strategis yang menjadi jalur utama pergerakan orang serta distribusi barang menuju dan keluar Provinsi Sumatera Barat.

Presiden menelusuri lokasi terdampak untuk melihat kondisi badan jalan, struktur tebing, serta area lain yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Presiden tidak menyampaikan pernyataan resmi saat peninjauan. Presiden memastikan kondisi lapangan terpantau langsung sebagai dasar percepatan penanganan serta pemulihan akses jalan nasional.

“Terima kasih semuanya ya,” ucap Prabowo Subianto.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjelaskan putusnya jalan nasional Lembah Anai berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat serta arus logistik antarwilayah.

Baca Juga:  Setelah Panyalaian, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Depan Masjid Raya Sumbar

“Sejak kejadian kami melakukan pengalihan arus lalu lintas serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait. Jalur Lembah Anai memiliki peran strategis bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi Ansharullah.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan kesiapan mendukung percepatan perbaikan jalan melalui dukungan lapangan serta koordinasi lintas sektor.

“Kehadiran langsung Presiden menjadi sinyal kuat perhatian serius pemerintah pusat terhadap penanganan infrastruktur terdampak bencana,” kata Vasko Ruseimy.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat optimistis penanganan jalan nasional Lembah Anai dapat dipercepat agar aktivitas masyarakat serta distribusi logistik kembali normal.

“Kami optimistis penanganan dapat dipercepat sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi logistik kembali berjalan,” ujar Vasko Ruseimy.

Baca Juga:  PPK KPGD Sosialisasikan Pentingnya Berpartisipasi Untuk Datang ke TPS

PT Hutama Karya Infrastruktur menyampaikan penanganan ruas jalan nasional Lembah Anai terus berlangsung dengan pengerahan alat berat.

“Kami mengerahkan 23 unit ekskavator serta satu unit bore pile. Sejak 16 Desember ruas jalan dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dengan sistem buka tutup,” ujar Aji Prasetyanti.

PT Hutama Karya Infrastruktur berencana menambah tujuh unit bore pile untuk percepatan perbaikan. Penyelesaian permanen ditargetkan rampung Juli 2026. (Bdr)