PADANG – Pasca lebaran, wisatawan lokal (Wislok) maupun mancanegara (Wisman) bisa menikmati liburan yang seru di Kota Padang. Hal itu menyusul Pemko Padang menghelat hiburan bertajuk Festival Muaro Padang.
Festival ini dihelat selama tiga hari, 24 April sampai 27 April 2023. Dalam festival tersebut pengunjung bisa menikmati beragam acara.
Sedangkan, festival ini digelar bertujuan menyambut kedatangan para perantau yang sedang berlibur ke kota Padang pada musim lebaran tahun ini.
Festival ini ditabuh Walikota Padang Hendri Septa, Senin (24/4/2023). Hendri Septa mengungkapkan, kawasan Batang Arau merupakan kawasan pinggir laut yang memiliki keindahan yang luar biasa.
Sebelumnya sungai Batang Atau memang sedikit kotor.Namun setelah diberi perhatian yang maksimal, kawasan ini bisa menjadi lebih bersih dan indah.
Sementara, kegiatan festival ini dalam menjaga keselestarian Batang Arau. “Dengan keberadaan festival ini kita berharap semua masyarakat memiliki kecintaan yang besar terhadap sungai ini. Sehingga mereka selalu menjaganya dan tidak lagi menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah,” sebut Hendri.
Dikatakan, saat ini kawasan Muaro Padang hingga Kelenteng sudah menjadi objek wisata yang disukai banyak orang untuk berkunjung,baik wisnus maupun wisman.
Posisinya berdekatan dengan Gunung Padang dan Pantai Padang. Jika semuanya terjaga dengan baik, maka destinasi wisata ini bisa mengundang wisatawan guna menikmatinya.
Dampak positifnya adalah perekonomian masyarakat akan meningkat karena wisatawan akan datang berbelanja. “Mari kita jaga tempat kita ini, kita jaga kebersihan dan keindahannya,” ucap Hendri.
Ditambahkan, dalam momentum festival Muaro 2023 ini banyak memiliki acara yang digelar yakni.
Lomba Marandang, selaju sampan dan berbagai acara lainnya.
Acara ini direncanakan akan menjadi kalender tahunan wisata di kota Padang.
Sedangkan, pendanaan kegiatan Festival Muaro Padang berasal dari APBD Padang Rp200 juta dan dukungan pihak swasta.Pemko memprediksikan perputaran uang selama festival bertepatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H mencapai Rp1,5 triliun.
Ia mengatakan, saat libur Lebaran ini diprediksi dua juta orang menghabiskan waktu ke ranah Minang, juga termasuk bakal mengunjungi di Festival Muaro Padang.
“Kita berkaca dari Rakernas Apeksi yang kita gelar beberapa waktu lalu dan terjadi perputaran uang mencapai Rp26 miliar,” kata Hendri. (drd)
.







