Peristiwa

Inyiak Balang Keluar Hutan, Masyarakat Lubuk Gadang Solsel Diminta Waspada

514
×

Inyiak Balang Keluar Hutan, Masyarakat Lubuk Gadang Solsel Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini

SOLSEL – Kemunculan Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) akhir-akhir ini membuat masyarakat harus lebih berhati hati. Terutama saat melakukan aktivitas di kawasan seringnya muncul satwa yang biasa dipanggil “inyiak balang” ini.

Mulai dari Nagari Batang Barus, Gantung Ciri Kabupaten Solok yang telah beberapa bulan ini menjadi lokasi konflik Inyiak balang. Kemudian, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Kabupaten Pesisir Selatan dan yang terakhir di Nagari Lubuk Gadang Utara Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan.

Dari beberapa titik lokasi kemunculan satwa Harimau Sumatera ini, Kepala Balai KSDA Sumbar Ardi Andono menurunkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) untuk melakukan penanganan konflik Harimau Sumatera dengan manusia yang tentunya tahapan ini sesuai dengan SOP.

Baca Juga:  BAZNAS Laksanakan Audiensi dengan Pjs Wali Kota Bukittinggi

“Saat ini di Nagari Lubuk Gadang Utara , tim WRU Balai KSDA Sumbar bersama warga dan perangkat nagari dan jorong dan dibantu juga oleh YAD-PRHSD sedang berupaya melakukan penghalauan inyiak balang, “ujar Ardi, Jumat (31/3 /2023).

Penghalauan dengan bunyi-bunyian di mana sebelumnya konflik harimau Sumatera ini telah memakan satu ekor sapi milik warga 25 Maret 2023 diJjorong Bariang Palabihan dan anak kerbau awal Maret 2023 di Jorong Koto Rambah.

Selain penghalauan, tim melakukan edukasi dan sosialisasi kepada warga agar selalu berhati-hati dan waspada. Agar warga tidak pergi sendirian ke kebun. Selain iru diminta , masyarakat mengkandangkan ternaknya dengan cara yang aman. Selanjutnya tim akan terus memantau keberadaan satwa dalam beberapa hari kedepan.(drd)

Baca Juga:  Paslon Wako dan Wawako Urut 3 Gelar Mabes Burger dan Es Cream