PADANG-Karapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manih Kecanatan Pauh Kota Padang disigi tim penilai Lomba KAN Berprestasi tingkat Provinsi Sumbar, Rabu (21/9/2022). Penilaian KAN Nagari Limau Manih merupakan Karapatan yang terakhir dilaksanakan Tim Penilai.
Walikota Padang Hendri Septa mensupor penilaian KAN Limau Manih menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Sumbar. Pemko Padang siap mendukung masyarakat hukum adat dalam mewujudkan masyarakat yang Madani. “Dan Pemko Padang tetap menghormati nilai nilai adat dalam salingka nagari,” ujar Hendri.
Dikatakan Hendri, walaupun berada di ibukota provinsi, yang telah dimasuki kemajuan zaman, namun Pemko Padang tetap membutuhkan peranan rninik mamak di tengah tengah masyarakat hukum adat.
Hendri mengharapkan, budaya patatah petitih msayakat hukum adat di Kota Padang jangan tegerus zaman, perlu diwariskan generasi muda. Maka diharapkan siswa siswi SD berkunjung ke Kantor KAN atau bisa ninik bajinih datang ke sekolah.
Tim Penilai KAN Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar Quartita Evari Hamdiana. SKM MM mengatakan, KAN Limau Manih menjadi wakil Kota Padang ke tingkat Provinsi Sumbar, yang selama ini menjadi terbaik di level Kota Padang. “Penilaian ini dilatarbelakangi regulasi seperti UU, Permendagri dan Pergub,” ujar Quartita.
Dikatakan Quartita, aspek kelembagaan, penyelenggara adat, aspek kompotensi yang ada di dalam salingka nagari. Kemudian, aspek kerja dengan lembaga lainnya.
Ketua KAN Limau Manih Syafruddin Dt Bungsu SE mengatakan, Nagari Liamau Manih berasal dari kumpulan Kampung Limau Manis Atas, Limau Manih Bawah, Koto Lua dan Ulu Gadut, Koto Panjang, Jawa Gadut dan Koto Baru. “Memang diakui memang tidak secara tertulis asal muaaal Nagari Limau Manih,” ujar Syafruddin.
Dikatakan, Nagari Limau Manih berbatasan dengan Selatan Nagari Luki, Timur dengan Kabupaten Solok, Barat Nagari Luki dan Pauh V dan Utara dengan Pauh V. Nagari Limau Manih tediri dari lima suku dan lima tapian. (drd)







