PADANG – Bertugas sebagai pengamanan dan penjagaan suatu hal yang biasa bagi seorang Security, namun beda dengan Fetriandi Security Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Padang. Pasalnya, selain pengamanan, penjagaan juga demi keamanan dan kenyamanan bagi seribuan warga madrasah.
Hal itu dikarenakan MTsN 1 Padang terletak di tepi jalan lintas/protokol dan dekat rel Kereta Api sedetikpun tidak bisa lalai dari tugas. Jika terjadi kelalaian dalam penjagaan maka akan beresiko besar terhadap nyawa seribuan warga madrasah.
Fetriandi merupakan putra ke-4 dari 6 bersaudara lahir di
Padang, 8 Maret 1983. Ia suami dari Rasmadhani. Andi memiliki hobby menonton sepakbola dan motto hidupnya bekerja untuk ibadah. “Andi yang tamatan SLTA dan bersertifikat Security itu telah bertugas di MTsN 1 Kota Padang sejak tahun 2015.
Bagi Andi masalah finansial bukanlah yang utama tetapi pengabdian sudah jadi pilihan hidupnya. Andi yang setiap harinya harus pulang balik antara Kota Pariaman dan Kota Padang berangkat dari rumah pukul 05.45 pagi dan sampai dirumah kembali pukul 19.00 WIB.
Peran Andi sebagai Security sangat fital dan menentukan bagi keselamatan sembilan ratusan siswa, tujuh puluhan guru dan pegawai, tamu, orangtua siswa, dan pengunjung. Andi berada di madrasah selama 12 jam mulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB
Andi menjalani hari-harinya dengan ikhlas, enjoy, dan tetap kuat meraungi lautan kehidupan.
Andi merupakan sosok yang disegani setiap pengunjung yang datang ke MTsN 1 Kota Padang. Terutama bagi orang-orang yang baru pertama kali datang ke madrasah yang terletak digerbang masuknya ibu Kota Sumatera Barat itu. Dengan postur tubuhnya yang kekar dan tinggi 175 cm membuat Andi menjadi sosok yang disegani. Ia tegas dalam menegakkan peraturan kepada siapa saja tanpa tebang pilih dan Ia juga humanis dalam memberikan pelayanan dan dekat dengan Siswa, guru, dan pegawai.
Kepala MTsN 1 Kota Padang Isrizal mengatakan, kinerja dan pengabdian Andi patut diapresiasi dan dihargai. Bertugas sebagai Security di MTsN 1 Kota Padang memiliki tanggungjawab ganda mulai dari penyeberangan warga madrasah dijalan raya, penjagaan kereta api, menyambut setiap tamu yang datang, buka tutup pagar madrasah, dan juga mengawasi siswa keluar masuk.
Isrizal yang baru mengikuti Focus Group Discussion (FGD) keselamatan perkeretaapian beberapa hari yang lalu berterima kasih kepada Andi atas pengabdiannya dengan ikhlas, penuh tanggungjawab, dan loyalitas yang tinggi terhadap lembaga. semoga pengabdian dan dedikasinya akan mendapatkan yang terbaik, menjadi adang amal, dan membawa dampak yang besar untuk lembaga. (drd)







