KABUPATEN SOLOK – Kontingen Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Padang keluar sebagai juara umum pertama cabang olahraga karate pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026. Prestasi tersebut diraih setelah tim yang dipimpin Sensei Jumadi, SH, mengoleksi delapan medali emas, delapan perak, dan empat perunggu.
Kejuaraan yang mempertemukan karateka dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat itu berlangsung pada 9–13 Oktober 2026 di GOR Batu Batupang, Koto Baru, Kabupaten Solok. Seluruh pertandingan resmi berakhir dengan penutupan yang dilakukan Bupati Solok Jon Firman Pandu melalui Asisten I, Zaitul Ikhlas.
Berdasarkan klasemen akhir yang diumumkan panitia, Kabupaten Solok menempati peringkat kedua dengan raihan empat emas, empat perak, dan delapan perunggu. Sementara itu, Kabupaten Padang Pariaman berada di urutan ketiga setelah mengumpulkan empat emas, tiga perak, dan delapan perunggu.
Posisi keempat ditempati Kabupaten Tanah Datar dengan tiga emas, dua perak, dan enam perunggu. Adapun Kota Payakumbuh membukukan dua emas, lima perak, dan tiga perunggu.
Sebanyak 357 atlet dari 17 kontingen kabupaten dan kota ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka bersaing dalam pertandingan yang berlangsung ketat, sekaligus menunjukkan kemampuan teknik, kedisiplinan, sportivitas, dan semangat persaudaraan antarkarateka.
Dalam sambutan Bupati Solok yang dibacakan Zaitul Ikhlas, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Pengurus FORKI Sumatera Barat atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Solok untuk menjadi tuan rumah kejuaraan karate tingkat provinsi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Solok juga mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, aparat keamanan, sponsor, serta masyarakat yang turut berkontribusi menjaga kelancaran seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Kepada para atlet yang berhasil meraih medali, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian yang diraih. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh hasil maksimal, ia berpesan agar tidak berkecil hati, tetap tekun berlatih, dan menjadikan pengalaman bertanding sebagai bekal untuk meningkatkan prestasi pada kejuaraan mendatang.
Ketua Panitia Pelaksana, Yan Stevenson, menyatakan seluruh rangkaian pertandingan telah berjalan dengan baik dan lancar. Ia berharap kompetisi ini menjadi sarana untuk menemukan atlet-atlet potensial yang dapat memperkuat Sumatera Barat dalam berbagai kejuaraan berikutnya.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dan membantu terselenggaranya kejuaraan ini. Kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Yan Stevenson.
Dari sisi teknis pertandingan, Ketua Bidang Pertandingan Fiki Raysandi menjelaskan bahwa seluruh atlet telah menyelesaikan kompetisi sesuai jadwal dan rangkaian yang ditetapkan. Hasil pertandingan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Pengurus FORKI Sumatera Barat untuk menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pembinaan atlet.
Pengawasan terhadap jalannya kejuaraan turut dilakukan Staf Khusus FORKI Sumbar, Shihan Mirkadri Miyar dan Januardi, bersama Kepala Bidang Acara Sensei Sahurman, S.Sos., M.M. Mereka menilai persaingan antaratlet berlangsung menarik dengan tetap mengedepankan sportivitas, nilai-nilai Bushido, dan kebersamaan.
Sementara itu, Manajer Tim Karate Kota Padang, Sensei A. Karim, menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan ofisial yang telah bekerja keras sepanjang kejuaraan hingga mampu mengantarkan kontingen Kota Padang meraih posisi tertinggi.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
Ketua FORKI Kabupaten Solok, Hafni Hafiz, turut mengungkapkan rasa syukur atas tuntasnya penyelenggaraan kejuaraan yang diikuti ratusan karateka dari berbagai daerah di Sumatera Barat tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Kabupaten Solok sebagai tuan rumah sekaligus pencapaian atlet dalam kompetisi ini menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan keikutsertaan daerah tersebut pada ajang Porprov Sumbar. Ia berharap capaian itu dapat memperkuat semangat pembinaan dan pengembangan olahraga karate di Kabupaten Solok.
Hafni juga menyampaikan penghargaan kepada Bupati Solok, Forkopimda Kabupaten Solok, KONI, Pengurus FORKI Sumatera Barat, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan hingga berakhir.
Ia berharap hasil Porprov XVI Sumbar 2026 tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi masing-masing kontingen, tetapi juga menjadi fondasi untuk melahirkan karateka berkualitas yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional.(*/drd)







