PADANG – Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sumatera Barat Anandya Dipo Pratama berharap arena Binaraga Porprov XVI Sumbar 2026 tidak sekadar menjadi tempat perebutan medali, tetapi juga melahirkan atlet baru yang mampu meneruskan prestasi besar binaraga Sumbar di tingkat nasional.
Harapan itu disampaikan Dipo saat membuka pertandingan Binaraga Porprov XVI Sumbar di Ballroom Axana Hotel, Padang, Minggu (4/10/2026).
Dipo menilai cabang olahraga binaraga memiliki catatan prestasi yang patut dijaga. Dalam empat gelaran PON secara beruntun, binaraga Sumbar selalu mampu menyumbangkan medali emas bagi kontingen Ranah Minang.
Karena itu, Porprov XVI menjadi salah satu momentum untuk menemukan bibit baru yang kelak diproyeksikan memperkuat Sumbar pada ajang nasional, termasuk PON NTT-NTB 2028.
Dipo: Harus Ada Penerus Iwan Samurai
Menurut Dipo, nama Iwan Samurai telah menjadi salah satu motivasi bagi atlet-atlet muda binaraga Sumbar. Kini, tantangannya adalah melahirkan generasi berikutnya yang mampu mengangkat nama Sumbar di panggung nasional.
Ia berharap pembinaan tidak berhenti pada atlet yang sudah berprestasi. Para atlet muda yang tampil di Porprov harus mendapatkan perhatian dan pembinaan berkelanjutan.
Dipo juga menyampaikan apresiasi kepada Pengprov Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Seluruh Indonesia (PBFI) Sumbar yang terus menjaga tradisi prestasi cabang olahraga tersebut.
Dalam pembukaan yang berlangsung dengan suasana berbeda dari sejumlah cabang olahraga lainnya, Dipo juga mencairkan suasana melalui sejumlah candaan dan kuis bagi penonton.
Ia memberikan pertanyaan seputar peralatan fitnes kepada audiens. Peserta yang mampu menjawab dengan benar mendapatkan hadiah uang tunai Rp500 ribu.
Dipo juga meminta Pengurus Pusat PBFI memberikan perhatian terhadap atlet-atlet Sumbar yang memiliki potensi besar.
“Titip atlet-atlet Sumbar,” pesan Dipo kepada jajaran PP PBFI.
Diikuti 12 Daerah, Pertandingkan 11 Nomor
Technical Delegate (TD) Binaraga Porprov XVI, Martius Fajri, mengatakan pertandingan tahun ini diikuti 12 kabupaten/kota dengan total 65 peserta.
Sebanyak 11 nomor dipertandingkan selama dua hari, 4-5 Oktober 2026, di Ballroom Axana Hotel Padang.
Binaraga menjadi salah satu cabang olahraga yang pelaksanaannya dilakukan secara mandiri lantaran tidak memiliki daerah tuan rumah. Kebutuhan pertandingan ditopang melalui dana bantuan KONI Sumbar.
Martius menyebut dukungan yang tersedia harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar penyelenggaraan tetap maksimal.
Ia juga meminta seluruh atlet menjunjung sportivitas selama pertandingan. Kepada dewan juri, ia berharap penilaian diberikan secara objektif dan sesuai performa atlet di atas panggung.
* PBFI Bidik Atlet untuk PON 2028
Mewakili Ketua Pengprov PBFI Sumbar, Wakil Ketua BM Satria Dwi Putra mengatakan Porprov XVI menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan binaraga di Sumbar.
Ia menyebut gelaran Porprov kali ini sekaligus menjadi salah satu persembahan terakhir kepengurusan Pengprov PBFI Sumbar yang akan berakhir pada Desember 2026.
Dia berharap kompetisi tersebut melahirkan atlet-atlet potensial yang bisa dipersiapkan menuju kompetisi nasional dan PON NTT-NTB 2028.
PP PBFI Apresiasi Dukungan KONI Sumbar
Sekjen PP PBFI Andi Rudianto memberikan apresiasi kepada KONI Sumbar yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Binaraga Porprov XVI.
Ia menilai venue yang digunakan layak dan megah untuk ukuran pertandingan tingkat provinsi.
Andi menyebut Porprov dapat menjadi sarana evaluasi dari proses latihan yang selama ini dijalankan sekaligus mengukur hasil regenerasi atlet binaraga Sumbar.
Ia berharap dari ajang tersebut muncul figur baru yang dapat mengikuti jejak atlet senior Sumbar, termasuk Iwan Samurai.
Andi juga mendorong lahirnya juri-juri muda yang memiliki kompetensi dan pemahaman terhadap perkembangan binaraga.
Bagi KONI Sumbar, regenerasi menjadi pekerjaan lanjutan setelah Porprov XVI. Tradisi emas yang sudah dibangun binaraga Sumbar di empat PON berturut-turut diharapkan tidak berhenti pada satu generasi.
Targetnya jelas: menemukan calon penerus Iwan Samurai dan menyiapkannya untuk membawa kembali medali emas bagi Sumbar di PON 2028. (*/drd)







