Kota Padang

Padang Raih Sertifikat Adipura 2026, Peringkat 8 Nasional Pengelolaan Sampah

104
×

Padang Raih Sertifikat Adipura 2026, Peringkat 8 Nasional Pengelolaan Sampah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026).Ist

JAKARTA — Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Dalam forum nasional tersebut, Kota Padang meraih penghargaan Bidang Pengelolaan Sampah berupa Sertifikat Menuju Kota Bersih atau Sertifikat Adipura.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Pemerintah Kota Padang.

Fadly Amran menyampaikan Sertifikat Adipura tahun ini menjadi penghargaan tertinggi secara nasional. Tidak ada satu pun pemerintah daerah yang meraih Piala Adipura maupun Piala Adipura Kencana.

“Tahun ini standar penilaian Adipura diperketat. Nilai kinerja di atas 85 untuk Piala Adipura Kencana, nilai 75–85 untuk Piala Adipura, nilai 60–75 untuk Sertifikat Adipura, dan nilai di bawah 60 untuk predikat kota kotor. Dari ratusan daerah di Indonesia, hanya 13 kota dan 22 kabupaten yang menerima penghargaan,” ujar Fadly Amran.

Baca Juga:  Perumda AM Padang Bantu Rp50 Juta untuk Rumah Pensiunan yang Terbakar

Fadly Amran menyebut Kota Padang menempati peringkat ke-8 nasional dalam pengelolaan sampah dengan nilai 71,44. Kota ini masuk kategori penerima Sertifikat Adipura.

“Tidak ada satu pun daerah di Indonesia yang berhasil menembus nilai kinerja 75. Artinya tidak ada penerima Piala Adipura Kencana maupun Piala Adipura tahun ini. Dengan demikian, Sertifikat Adipura menjadi penghargaan tertinggi yang diberikan secara nasional pada tahun ini,” tegas Fadly Amran.

Ia menyatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah. Saat ini sekitar 73,25 persen sampah Kota Padang masih masuk ke TPA. Target nasional menetapkan angka tersebut harus berada di bawah 30 persen.

Baca Juga:  Wali Kota Padang Dampingi Menteri PUPR, Targetkan Normalisasi Kerja 24 Jam

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga kebersihan kota ini, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Lembaga Pengelola Sampah, Bank Sampah, serta seluruh masyarakat Kota Padang yang terus berkontribusi menjaga kebersihan kota,” tutup Fadly Amran. (Bdr)