Sumatera Barat

Gubernur Sumbar Tekankan Keikhlasan Petugas Haji Embarkasi Padang

32
×

Gubernur Sumbar Tekankan Keikhlasan Petugas Haji Embarkasi Padang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Sumbar Tahun 1447 H/2026 M di Aula Asrama Haji Embarkasi Tabing Padang, Kamis (5/2).Ist

PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menekankan kesiapan mental dan moral petugas sebagai penentu kualitas pelayanan jamaah haji. Penegasan itu disampaikan saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Sumbar Tahun 1447 H/2026 M.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Asrama Haji Embarkasi Tabing Padang, Kamis (5/2/2026). Diklat ini bertujuan menyiapkan petugas haji yang profesional, disiplin, dan berempati dalam melayani jamaah.

Mahyeldi menilai petugas haji memegang peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan. Petugas bertanggung jawab memastikan jamaah melaksanakan ibadah secara aman, nyaman, dan khusyuk selama di Tanah Suci.

“Tugas ini adalah pengabdian dan ibadah. Jamaah haji adalah tamu Allah yang harus dilayani dengan sepenuh hati. Jalankan amanah ini dengan ikhlas, disiplin, dan tanggung jawab,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga:  Kebersamaan Gubernur Mahyeldi Buka Puasa Bersama DHD 45

Ia menjelaskan pelayanan haji tidak hanya berkaitan dengan administrasi. Tugas petugas mencakup pendampingan ibadah, layanan kesehatan, pengamanan, serta menjaga ketenangan jamaah selama pelaksanaan ibadah.

Mahyeldi mengingatkan Sumatera Barat memiliki tradisi keagamaan yang kuat dan jumlah jamaah yang besar setiap tahun. Kondisi tersebut menuntut petugas memiliki kapasitas, keterampilan, serta integritas tinggi dalam menjalankan amanah.

“Jaga niat sejak awal. Jangan jadikan tugas ini sebagai rutinitas atau kepentingan pribadi. Petugas membawa amanah dan nama baik daerah,” tegas Mahyeldi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ekosistem Ekonomi Haji Kementerian Haji dan Umrah RI Harun Al Rasyid menegaskan status petugas haji bukan fasilitas untuk beribadah tanpa tanggung jawab. Setiap petugas wajib siap secara fisik dan mental.

Baca Juga:  Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Tinjau Banjir Ulakan, Pastikan Bantuan Tepat Waktu

“Petugas haji bukan untuk santai. Standar pelayanan harus dinaikkan. Disiplin harus diperkuat agar petugas benar-benar hadir melayani jamaah,” ujar Harun Al Rasyid.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumbar Rifki menjelaskan Diklat PPIH tahun ini menerapkan pendekatan semi militer dengan dukungan TNI. Metode ini bertujuan membentuk disiplin, kekompakan, serta kesiapan fisik dan mental petugas.

Sebanyak 74 peserta mengikuti diklat tersebut. Peserta terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Kloter, Petugas Haji Daerah, Pembimbing Ibadah KBIHU, serta Tenaga Kesehatan Haji Kloter. Pembukaan ditandai penyematan tanda peserta dan dilanjutkan pembekalan materi serta latihan lapangan.(bdr)