Kota Padang

adang Usulkan Proyek Lingkungan ke Jerman Lewat Kerja Sama Sister City

206
×

adang Usulkan Proyek Lingkungan ke Jerman Lewat Kerja Sama Sister City

Sebarkan artikel ini
Padang mengusulkan revitalisasi sungai dan transportasi listrik dalam kerja sama lingkungan Indonesia–Jerman.

PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan dalam skema kerja sama bilateral Indonesia–Jerman Tahun 2026. Usulan tersebut menjadi bagian penguatan kerja sama sister city antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman.

Usulan itu disampaikan Fadly Amran saat rapat koordinasi bersama Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Ary Sudijanto. Rapat berlangsung secara daring dari Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (12/1/2026).

Rapat tersebut diikuti perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia Berlin, serta jajaran direktorat terkait di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Fadly Amran menyebut kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut hubungan sister city Padang–Hildesheim yang terjalin sejak 1988. Pemerintah Kota Padang mengusulkan dukungan Pemerintah Jerman melalui GIZ untuk proyek strategis lingkungan.

Baca Juga:  Akhiri Masa Tugas Audy Joinaldy Pamit ke Kwarcab Pramuka Padang

“Kami mengusulkan revitalisasi Sungai Batang Arau, khususnya pengelolaan air limbah, serta pengembangan transportasi massal berbasis listrik untuk Trans Padang. Usulan ini telah kami sampaikan sejak November 2025 dan kami berharap dapat segera direalisasikan,” kata Fadly Amran.

Ia menilai penguatan kerja sama internasional bidang lingkungan menjadi kebutuhan strategis bagi Kota Padang. Kota Padang saat ini menginisiasi diri sebagai kota kreatif dunia bidang gastronomi dengan kawasan Kota Tua dan Sungai Batang Arau sebagai ikon utama.

“Revitalisasi Sungai Batang Arau menjadi bagian Program Unggulan Jelajah Padang yang fokus pada pengembangan kawasan Kota Tua. Jika proyek ini terwujud, iklim investasi serta kunjungan wisatawan nasional dan internasional ke Kota Padang akan meningkat,” kata Fadly Amran.

Baca Juga:  Manuver Putra Firdaus Fasilitasi 230 Pelaku UMKM Peralatan Kuliner

Ia menambahkan kerja sama sister city Padang–Hildesheim masuk dalam peta jalan pembangunan menuju visi kota sehat dan kota pintar. Menurutnya, kota sehat membutuhkan infrastruktur lingkungan serta sistem sanitasi berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur lingkungan yang baik menjadi kebutuhan mendasar sekaligus upaya memperkuat ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim,” kata Fadly Amran.

Sementara itu, Ary Sudijanto menyatakan dukungan terhadap usulan Pemerintah Kota Padang. Ia menilai inisiatif tersebut sejalan dengan agenda nasional pengendalian perubahan iklim serta penguatan tata kelola lingkungan hidup.

“Pada prinsipnya kami mendukung usulan Kota Padang, terutama pengelolaan sungai, sanitasi, serta transportasi rendah emisi. Kementerian Lingkungan Hidup akan mengoordinasikan dengan kementerian terkait dan mitra internasional agar program ini terwujud secara optimal,” kata Ary Sudijanto. (Bdr)