Kota Padang

Rakor R3P Sumbar, Padang Paparkan Data Kerusakan Pascabanjir

122
×

Rakor R3P Sumbar, Padang Paparkan Data Kerusakan Pascabanjir

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Finalisasi Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Hidrometeorologi Sumatera Barat (Sumbar), yang berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (8/1/2026).

PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir mengikuti Rapat Koordinasi Finalisasi Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (8/1/2026).

Rapat koordinasi tersebut dibuka Sekretaris Utama BNPB Rustian serta dihadiri Pemerintah Provinsi Sumbar, unsur Forkopimda, serta bupati dan wali kota se-Sumatera Barat.

Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat serta pemerintah provinsi dalam penanganan pascabencana pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Rehabilitasi serta rekonstruksi harus memulihkan kondisi fisik dan memperkuat mitigasi guna menekan risiko bencana ke depan,” ujar Fadly Amran.

Bencana banjir serta longsor pada akhir November 2025 berdampak pada 67.563 warga di lima kecamatan Kota Padang. Kerusakan rumah mencapai 5.523 unit dengan rincian 546 unit rusak berat, 2.174 unit rusak sedang, serta 2.949 unit rusak ringan.

Baca Juga:  Fadly Amran Dukung Paskibraka Padang Lolos ke Nasional

Kerusakan juga terjadi pada infrastruktur. Data mencatat 13 jembatan rusak berat, 74.327 meter jalan rusak berat, 22 bendungan terdampak, 56 jaringan irigasi pertanian rusak, serta 3.050 meter ruas jalan rusak sedang.

“Kerusakan juga mencakup 11 intake SPAM Pamsimas, delapan intake SPAM Perumda Air Minum, tebing sungai, drainase, serta fasilitas publik lainnya,” ujar Maigus Nasir.

Sekretaris Utama BNPB Rustian menekankan finalisasi dokumen R3P sebagai dasar percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi yang terencana, terintegrasi, serta akuntabel.

“Data valid menjadi kunci agar bantuan, relokasi warga, serta perbaikan infrastruktur tepat sasaran. BNPB siap mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi ke kementerian terkait,” ujar Rustian.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi menyampaikan dokumen R3P disusun dengan semangat Sumbar Bangkit Menuju Ketangguhan Bencana melalui pendekatan Build Back Better, Safer, and Sustainable.

Baca Juga:  Jadi Irup di Perumda AM, Wako Padang Minta Karyawan Tingkatkan Etos Kerja

“Finalisasi R3P membuat pemulihan pascabencana berjalan cepat, terarah, serta terukur. Sumatera Barat diharapkan menjadi wilayah tangguh serta aman bencana,” ujar Arry Yuswandi.

Pada kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Padang menandatangani komitmen Sumbar Bangkit bersama 12 bupati serta wali kota daerah terdampak sebagai bentuk kesepahaman percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana. (bdr)