PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengimbau masyarakat merayakan malam pergantian tahun secara sederhana dan penuh empati. Imbauan ini disampaikan karena Sumbar masih berada dalam suasana duka akibat bencana yang melanda sejumlah daerah.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengajak masyarakat tidak menyalakan kembang api dan tidak menggelar pesta di ruang publik. Ia meminta warga mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih positif sebagai bentuk empati terhadap korban bencana.
“Kita mengajak masyarakat tidak menyalakan kembang api dan menggelar pesta di jalanan. Mari kita rayakan malam pergantian tahun dengan kegiatan lebih positif, sebagai bentuk penghormatan dan empati kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Mahyeldi.
Mahyeldi juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kerukunan antarumat beragama serta merawat kebersamaan dalam menghadapi tantangan ke depan.
Senada dengan itu, Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta menekankan pentingnya empati dan kesederhanaan dalam menyambut tahun baru. Ia menyampaikan telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian melakukan imbauan kepada masyarakat.
“Kita mengajak masyarakat menyambut tahun baru dengan berdoa, agar ke depan kita dijauhkan dari bencana, serta tetap solid dan kompak dalam menghadapi berbagai kesulitan,” ujar Gatot Tri Suryanta.(bdr)







