PADANG – Komitmen kepedulian Bank Rakyat Indonesia terhadap bencana akibat cuaca ekstrem di Sumatera Barat terlihat melalui aksi cepat BRI Cabang Payakumbuh yang menyalurkan bantuan darurat untuk warga di Kabupaten Limapuluh Kota.
Penyaluran bantuan melalui Program BRI Peduli Tanggap Bencana berlangsung di dua kecamatan, Gunuang Omeh dan Bukik Barisan, Sabtu (1/12). Bantuan diserahkan Pemimpin Cabang BRI Payakumbuh Riandi Rinaldi Tabrani dan diterima Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha.
Bantuan mencakup kebutuhan pokok seperti mie instan, sarden, telur, minyak goreng, air minum kemasan, kopi, teh, dan gula. BRI juga mengirim perlengkapan dasar bagi keluarga terdampak seperti tikar, terpal, popok bayi, dan makanan bayi.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar sembari menunggu kondisi kembali pulih,” ujar Riandi.
Ia tegaskan kehadiran BRI menjadi bagian komitmen perusahaan dalam mendukung warga melewati masa krisis. “Nilainya mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, namun ini bentuk nyata solidaritas kami sebagai bagian dari keluarga besar bangsa,” tambahnya.
Bupati Limapuluh Kota Safni memberikan apresiasi terhadap langkah cepat BRI dalam mendukung pemerintah daerah menangani dampak bencana.
Ia berharap bantuan yang tersalurkan menjangkau warga yang membutuhkan. “Kita berharap bantuan ini tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan. Semoga kebersamaan dalam menghadapi ujian ini terus terjaga,” katanya.
Tim BRI bergerak ke lokasi terdampak untuk memastikan seluruh bantuan terdistribusi dengan baik. Warga menyambut kedatangan tim dan menerima bantuan sesuai kebutuhan mendesak.
BRI memastikan kegiatan respons bencana berjalan berkelanjutan di wilayah yang terdampak cuaca ekstrem. Upaya ini menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap pemulihan sosial warga.
Program BRI Peduli terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjangkau titik rawan dan meminimalkan dampak lanjutan bencana.
Aksi cepat ini juga menunjukkan peran perusahaan dalam menjaga ketahanan sosial di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung di berbagai wilayah Sumatera Barat. (Bdr)







