Peristiwa

Dihantam Luapan Sungai 4 Jembatan Putus, Akses Masyarakat Terisolasi

120
×

Dihantam Luapan Sungai 4 Jembatan Putus, Akses Masyarakat Terisolasi

Sebarkan artikel ini

Erianto Sebut Cuaca Masih Ekstrem, Waspadai Banjir dan Longsor

PADANG – Cuaca yang ekstrem sertai curah hujan yang tinggi sejak subuh, Kamis (27/11 /2025) berdampak banjir beberapa titik di Kota Padang. Tidak itu saja, meluapnya sungai mengabibatkan beberapa sarana transportasi jembatan putus.

Informasi yang dihimpun portal Metrokini.com menyebutkan, jembatan irigasi Gunung Nago Lambuang Bukik Kecamatan Pauh putus dihantam meluapnya Batang Kuranji. Sehingga akser warga Lambuang Bukik dengan kawasan Unand dan Pauh sekitarnya terkendala.

Masih dampak meluapnya Batang Kuranji, Jembatan Jalan Inspeksi Kanal Banjir Surau Gadang Kecamatan Nanggalo patah, sehingga tak bisa dilewati kendaraan. Akibatnya, akses masyarakat Surau Gadang dengan kawasan Kampuang Olo Nanggalo juga terputus.

Kemudian, jembatan Kampuang Tanjuang Kelurahan Gunung Sarik terban akibatnya meluapnya Batang Guo Kuranji, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda empat dan roda dua. Akibatnya, akses masyarakat Kelurahan Gunung Sarik -dengan Perumnas Belimbing Kelurahan Kuranji terisolasi.

Baca Juga:  Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Rayen Obersyl Kunjungi Museum Perjuangan Tri Daya Eka Dharma

“Dengan putusnya jembatan Kampuang Tanjung ini sehingga menyulitkan para siswa dan siswi SMPN 41 Padang untuk mengakses sekolah mereka,” ujar Anizar (56)salah seorang warga Kuranji.

Jembatan Kampuang Tanjuang ini adalah salah satu sarana transportasi yang urgen, karena penghubung jalan utama lingkar Padang Pinggiran Kota (Papiko). Jalannya merupakan mata rantai sarana penghubung 4 kecamatan di Papiko, yakni mulai Banda Buek Lubuk Kilangan (Luki), Kecamatan Pauh, Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah.

Lalu, keberadaan Jembatan Limau Manis RW 07 Kecamatan Pauh juga luput dari dampak banjir, sehingga jembatan ini putus dan tak bisa dilalui kendaraan.

Anggota DPRD Padang dari Fraksi Partai Golkar Erianto Mahmuda mengharapkan, Pemko Padang melalui OPD terkait segera meninjau dan merencanakan pembangunannya. “Karena jembatan sarana transportasi ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” ucap Erianto.

Baca Juga:  Bakal Dibangun Rest Area, Pedagang Kawasan Kelok Sembilan bakal Ditata

Dikatakan, kemudian OPD terkait Pemko Padang hendaknya memasang rambu-rambu jembatan putus bisa dilewati, agar jangan terjadi korban bagi warga terutama pengandara roda empat dan roda dua.

Kemudian diminta warga Kota Padang khususnya masyarakat Nagari Pauh IX Kecamatan Kuranji untuk waspada, karena beberapa hari ke depan cuaca masih ekstrem. Tentu warga yang di bermukim di sisi lereng bukit untuk mewaspadai longsor. “Sedangkan, warga yang bermukim di kawasan lekukan tentu harus mewaspadai dampak banjir,” kata Erianto yang juga Ketua KONI Padang ini. (drd)