Peristiwa

Maigus Nasir Dorong Peran Bundo Kanduang Jaga Nilai Adat dan Agama

182
×

Maigus Nasir Dorong Peran Bundo Kanduang Jaga Nilai Adat dan Agama

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka kegiatan sosialisasi bertema Peran Bundo Kanduang dalam Mewariskan Nilai-Nilai Adat, Budaya, dan Agama bagi Generasi Muda untuk Mendukung Smart Surau di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Senin (3/11/2025). Ist

PADANG – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka kegiatan sosialisasi bertema Peran Bundo Kanduang dalam Mewariskan Nilai-Nilai Adat, Budaya, dan Agama bagi Generasi Muda untuk Mendukung Smart Surau di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Senin (3/11/2025).

Kegiatan diikuti 110 orang Bundo Kanduang sako se-Kota Padang. Acara turut dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang Sri Hayati Maigus Nasir, tokoh perempuan, dan penggerak komunitas.

Maigus Nasir menegaskan peran Bundo Kanduang sangat penting dalam menjaga serta mewariskan nilai adat, budaya, dan agama kepada generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Bundo Kanduang adalah benteng utama dalam menjaga marwah Minangkabau. Di rumah, Bundo adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Tanggung jawab besar ada pada Bundo untuk menanamkan nilai adat, budi pekerti, sopan santun, dan pendidikan agama sejak dini,” ujar Maigus Nasir.

Baca Juga:  135 Peserta Masyarakat Bukittinggi Ikuti Pelatihan Dasar PSM Tahun 2025

Ia menyampaikan program Smart Surau tidak hanya berfokus pada digitalisasi aktivitas keagamaan, tetapi juga pada penguatan fungsi surau sebagai pusat pendidikan karakter dan keagamaan.

“Smart Surau merupakan upaya memakmurkan masjid sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berbudaya melalui pendekatan adat dan agama,” jelas Maigus Nasir.

Ia berharap Bundo Kanduang dapat menjadi teladan dan agen perubahan dalam keluarga serta lingkungan sosial. Ia menilai peran perempuan Minangkabau menentukan arah generasi bangsa, terutama dalam membentengi anak-anak dari pengaruh negatif era digital.

“Peran Bundo bukan hanya di rumah, tetapi juga dalam membangun peradaban. Kota Padang membutuhkan kontribusi Bundo Kanduang dalam menciptakan generasi yang berkarakter, cinta budaya, dan taat agama,” tambah Maigus Nasir.

Baca Juga:  Tanah Longsor di Tapanuli Selatan Telan Dua Korban Meninggal

Ia mengajak seluruh Bundo Kanduang memperkuat pendidikan keluarga dan menghidupkan kembali peran surau sebagai pusat pembentukan akhlak generasi. Ia menegaskan pemerintah akan terus mendukung pemberdayaan perempuan serta pelestarian adat dan budaya Minang.

Maigus Nasir berharap kegiatan ini melahirkan penggerak perempuan yang berdaya, agar nilai adat dan agama tetap menjadi fondasi kuat bagi generasi muda Kota Padang dalam menghadapi tantangan zaman dan mewujudkan kota yang religius, berbudaya, dan maju.(Bdr)