Olahraga

Gubernur Sumbar: Silat Jadi Fondasi Pendidikan Karakter Anak Muda

308
×

Gubernur Sumbar: Silat Jadi Fondasi Pendidikan Karakter Anak Muda

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam pelantikan Vasko Ruseimy sebagai Ketua IPSI Sumbar masa bakti 2025–2029 di Auditorium Gubernuran, Kamis (3/7/2025). Ist

PADANG — Pelantikan Ketua IPSI Sumbar menjadi ruang refleksi penting tentang silat sebagai bagian dari pendidikan karakter generasi muda. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan hal itu dalam pelantikan Vasko Ruseimy sebagai Ketua IPSI Sumbar masa bakti 2025–2029 di Auditorium Gubernuran, Kamis (3/7/2025).

“Silat tidak hanya soal bela diri, tapi juga ajaran tentang kesabaran, keberanian, kejujuran, dan disiplin. Ini sejalan dengan nilai-nilai luhur Minangkabau dan Islam,” ujar Mahyeldi.

Ia menyebut silat dahulu diajarkan di surau-surau selepas salat Isya. Ulama dan tuo silek menjadi pengajarnya. Ini memperkuat peran silat sebagai pendidikan spiritual dan moral.

“Silat adalah madrasah kehidupan. Ini yang harus kita bangun kembali di tengah generasi muda hari ini,” kata Mahyeldi.

Baca Juga:  Kursus Wasit Sepakbola Mini KSMI Sumbar Diserbu Peminat, Kuota Peserta Langsung Penuh

Ia menilai pembinaan atlet silat tidak bisa instan. Harus berjalan bertahap, terstruktur, dan berkelanjutan. Ia meminta IPSI Sumbar membangun ekosistem pembinaan dari tingkat nagari hingga provinsi.

Mahyeldi menyampaikan tiga pesan kepada pengurus IPSI Sumbar. Jadikan jabatan sebagai amanah, lakukan pembinaan berkelanjutan, serta libatkan perempuan dan generasi muda dalam pengembangan silat.

“Silat adalah aset budaya, aset bangsa. Jangan biarkan ini hilang karena kelalaian kita. Rangkul seluruh lini untuk memperkuat IPSI ke depan,” ujar Mahyeldi.

Wakil Ketua Umum PB IPSI, Djayeng Tirto Soedarsono mengapresiasi perhatian Gubernur terhadap filosofi pencak silat. Ia menyebut Sumbar memiliki kekuatan karena silat menyatu dengan budaya, agama, dan olahraga.

Baca Juga:  Bambang Sutrisno Pimpin Perguruan Karate Pendiri Forki

“Ini model yang bisa dicontoh daerah lain. Filosofi lokal bisa menjadi keunggulan global kalau dibangun dengan konsisten,” kata Djayeng.

Ia menegaskan PB IPSI berkomitmen mendukung pengembangan silat di Sumbar, baik secara struktural maupun programatik. (Bdr)