PADANG – Manajer Manchester United Ruben Amorim menyatakan siap mundur tanpa menuntut kompensasi bila klub dan penggemar menilai dirinya tidak layak memimpin tim.
Amorim menyampaikan hal itu usai Manchester United kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur dalam final Liga Europa, Kamis.
“Jika dewan pengurus dan para penggemar merasa saya bukan orang yang tepat, saya akan pergi besok tanpa bicara soal kompensasi,” kata Ruben Amorim saat konferensi pers seusai laga, Kamis, dikutip AFP.
Gol tunggal Brennan Johnson pada akhir babak pertama di Stadion San Mamés, Bilbao, mengubur harapan Manchester United meraih trofi Eropa musim ini.
Kekalahan tersebut memperpanjang musim buruk klub sejak terakhir kali terdegradasi pada 1974.
Amorim menegaskan tetap percaya pada kemampuannya dan enggan mundur secara sepihak.
“Saya masih sangat percaya dengan pekerjaan saya. Saya tidak akan mengubah pendekatan saya,” ujar Ruben Amorim.
Sejak menggantikan Erik ten Hag pada November, Amorim baru mencatat enam kemenangan di Liga Inggris.
Manchester United berada di peringkat ke-16 klasemen dengan satu laga tersisa melawan Aston Villa.
Klub juga dipastikan absen dari kompetisi Eropa musim depan, pertama kalinya sejak 2014/2015.
“Kami harus memahami bahwa absen dari Liga Champions sangat berat bagi klub sebesar ini,” kata Ruben Amorim.
“Tapi di sisi lain, kami punya waktu lebih banyak untuk bekerja dan memperbaiki performa di liga domestik. Itu akan menjadi fokus kami,” lanjut Ruben Amorim.
Ia enggan membahas masa depan klub lebih jauh. Amorim meminta semua pihak fokus menerima kekalahan.
“Saya rasa semua orang bisa melihat bahwa kami tampil lebih baik, tapi kami gagal mencetak gol. Itulah yang membuat kami kalah,” tutup Ruben Amorim. (Ant)







