Olahraga

Dua Pendekar MTsN 1 Padang Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Sumbar

255
×

Dua Pendekar MTsN 1 Padang Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Sumbar

Sebarkan artikel ini

PADANG – Dua Pendekar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Padang Ibnu Rasya (kelas IX.9) dan Akbar Julian (kelas VII.2) akan mengikuti Kejuaraan Pencak Silat tingkat Sumbar yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar di Payakumbuh, 5 – 11 September 2022.

Kedua duta MTsN 1 Kota Padang ini akan ikut berlaga di Kejuaraan Pencak Silat tingkat Sumatera Barat pada dua kelas berbeda yakni Akbar Julian akan berlaga dikelas A putra dan Ibnu Zaki dikelas B putra.

Kedua pesilat ini dilepas secara resmi oleh Kepala Madrasah Isrizal didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) Suhelri, Wakasis Hj. Maryani Sastera, Wakahumas Suhelri, pelatih Antony Yuspermana, dan orangtua dari kedua pendekar diruang kerjanya, Sabtu (3/9/22)

BACA JUGA  Tim Pra PON Jaya Bidik Juara di Turnamen Anak Nagari

Isrizal dalam arahannya berpesan agar keduanya berangkat dengan niat ikhlas dan motivasi persahabatan, jangan terbetik dihati menganggap enteng lawan tanding, jaga kesehatan, istirahat yang cukup, ikuti instruksi pelatih, bertandinglah secara fair play, dan bersilatlah tanpa tekanan dan beban apapun. Harumkanlah nama MTsN 1 Kota Padang di arena Kejuaraan Silat tingkat provinsi Sumbar pesan Isrizal.

Isrizal juga mengingatkan keduanya tentang falsafah silat di Minang Kabau “pado lahienyo mancari kawan dan pado batinnyo mancari tuhan” Pesilat adalah seorang yang arif bijaksana, sesuai dengan ajaran yang diterimanya dalam pembelajaran olah ragawi dan olah batin dalam tersebut, mampu mencarikan solusi setiap persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan. Kecerdasan akal-budinya menjadi panutan dalam kesehariannya sebagai pandeka (istilah Pendekar di Minangkabau).

BACA JUGA  Kejurnas Piala Ketum PB FORKI Bakal Maksimalkan Pemanfaatan Teknologi Digital

Pandeka dalam memainkan langkah dan gerakan yang mematikan, pandeka pula dalam mengelola alam sebagai bentuk nyata dari tugasnya sebagai khalifah yang dijanjikan Allah Sang Pencipta ungkap Isrizal dengan terang.(drd)

Comment