Hukum

Sudah 2.138 Orang Sudah Terjaring Melanggar Perda AKB di Sumbar

176
×

Sudah 2.138 Orang Sudah Terjaring Melanggar Perda AKB di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Irwan Prayitno melakukan Rapat Koordinasi Criminal Justice System (CJS) bersama Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Toni Harmanto dalam rangka penerapan Perda Nomor 6 Tahun 2020, Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).ist

PADANG – Sejak Peraturan Daerah Adaptasi Kehidupan Baru (Perda AKB) diberlakukan di Sumbar, sudah sebanyak 2.138 orang yang kena sanksi tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes). Dari data Pemprov Sumbar terhitung Senin (19/10/2020) sanki lebih banyak dikenakan dalam bentuk kerja sosial.

Sementara bentuk prokes yang dilangggar adalah rata-rata tidak menggunakan masker. Sebelumnya Pemprov Sumbar sudah menetapkan Perda No.6 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Gubernur Irwan Prayitno menyebutkan, Pemprov Sumbar (Satpol PP) bersama Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya terus meningkatkan penindakan hukum yang ada pada Perda AKB. Dengan menerapkan sanksi denda dan pidana kurungan. Penindakan itu dilakukan agar semua disiplin pakai protokol kesehatan sehingga kecil peluang terjadi penularan.

BACA JUGA  Pengwil INI Sumbar Berikan Choaching Clinic Bagi Notaris dan Karyawan Notaris di Tanah Datar

“Kita terus meningkatkan penindakan dan penegakan hukum di perda bagi yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 akan diberi sanksi denda dan sampai pidana kurungan,” ucap Irwan, kemarin.

Dikatakannya, Satpol PP melakukan penindakan hukum terkait Perda AKB hampir setiap jam anggota di berbagai tempat dan daerah. Bahkan, dari sekian banyak anggota Polres yang tersebar di daerah juga melakukan tindakan hukum.

Maka dari itu Satpol PP dan anggota Polres yang tersebar di daerah dilakukannya razia secara rutin kepada masyarakat setiap jam, mengenai perda AKB serta diterapkannya sanksi administrasi dan pidana agar masyarakat jera dan patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“Kita telah bekerjasama dengan Jaksa dan Hakim, untuk melakukan sidang ditempat. Kalau terbukti bersalah melanggar Perda AKB, pihak Polres telah menyediakan sel khusus. Semua ini diterapkannya agar masyarakat jera dan patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19,” kata Irwan.

BACA JUGA  Gakkum Odol, 53 Lembar Tilang Melayang, 9 Kendaraan harus Dinormalisasi

Kepala Satpol PP Provinsi Sumbar Dedi Diantolani mengatakan pemberian sanksi sudah diatur dalam perda bagi yang tidak memakai maskter di luar rumah. Sanksi juga diberikan untuk pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Perda AKB ini mulai diterapkan per 10 Oktober 2020 dan artinya hari ini 19 Oktober merupakan hari ke-9. Ternyata banyak warga yang dikenai sanksi,” kata Dedi kemarin.

Comment