Budaya

Lantamal II Padang Gelar Aksi Bersih-bersih Perawatan Monumen Merpati Perdamaian 

230
×

Lantamal II Padang Gelar Aksi Bersih-bersih Perawatan Monumen Merpati Perdamaian 

Sebarkan artikel ini

PADANG – Diawali dengan olahraga senam dan joging, para prajurit Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal II, gelar kegiatan aksi bersih-bersih dan perawatan di Monumen Merpati Perdamaian,Jumat 17/7/2020).

Kegiatan ini, dipimpin langsung  Komandan Satrol (Dansatrol) Kolonel Laut (P) Cahya Indra Susilo. ST. MM. Selain itu kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Lantamal II terhadap Monumen yang menjadi ikon Kota Padang ini.

Monumen Merpati Perdamaian ini, juga sebagai ikon kota Padang, yang juga merupakan bukti sejarah dari momentum kerjasama internasional antara TNI AL dengan Angkatan Laut Dunia yang dilaksanakan di Padang, Sumbar salah satu tujuannya dalam rangka menjual potensi wisata Sumbar kepada dunia internasional.

BACA JUGA  Hadiri Pisah Sambut Camat Kuranji, Irwan Basir : Masyarakat Merasa Kehilangan dengan Kepergian Eka Putra Buhari 

“Sebagaimana kita ketahui Monumen Merpati Perdamaian yang berdiri kokoh di Pantai Muaro Lasak Purus, Kecamatan Padang Barat Kota Padang, berawal dari acara besar yang diinisiasi TNI AL waktu itu,” ujar Dansatrol.

Monumen yang di beri nama Monumen Merpati Perdamaian ini, diresmikan pada saat perhelatan *Multilateral Naval Exercise Komodo atau MNEK komodo tahun 2016*. MNEK yang di hadiri lebih kurang 30 Angkatan Laut Dunia dan 10 Negara peninjau, dimana pada saat itu Monumen Merpati Perdamaian tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada tanggal 12 April 2016.

Dengan melihat kondisi saat ini dikarenakan faktor cuaca kurang baik dan faktor lainnya, bangunan dasar monumen bagian ke pantai sudah terkikis/abrasinya  air laut atau ombak. Sehingga akan dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan monumen tersebut di kemudian hari jika terjadi pembiaran, maka dari itu Lantamal II akan terus berkomitmen dan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menjaga dan memeliharanya.

BACA JUGA  Caramah di Solok, UAS Puji-puji Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi

Diharapkan monumen ini tetap dapat berdiri tegak dengan megahnya di Kota Padang, sehingga tetap akan memberi dampak positif bagi masyarakat Kota Padang, karena secara tidak langsung perekonomian masyarakat sekitar akan lebih baik dikarenakan kunjungan wisatawan baik lokal maupun dari luar Kota Padang. Khususnya untuk melihat Monumen Merpati Perdamaian dan objek wisata lain di Pantai Muara Lasak Purus yang indah dan dibanggakan.

Comment