Ekonomi

Pembangunan Tol Ruas Duku-Sicincin Batal, Ganti Trase Karena Sulitnya Pembebasan Lahan

171
×

Pembangunan Tol Ruas Duku-Sicincin Batal, Ganti Trase Karena Sulitnya Pembebasan Lahan

Sebarkan artikel ini
Wagub Sumbar Nasrul Abit saat meninjau pembangunan Tol Padang-Pekanbaru dari 0-4 Km.ist

PADANG-Akhirnya ruas tol Duku-Sicincin batal, seiring dengan keluarnya trase baru. Tol Padang Pariaman-Pekanbaru tidak lagi melewati Sicincin, tapi digeser ke Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Padang Pariaman.

“Ya itu karena di Sicincin ada masalah, makanya kita pindahkan trasenya. Dokumennya sudah siap, tinggal membuat Surat Keputusan (SK) Gubernur Penetapan Lokasi (Penlok),”sebut Gubernur Irwan Prayitno, Selasa (11/2/2020).

Dokumen tersebut diserahkan secara langsung oleh Dirjen Bina Marga Kementruan PUPR, di Mapolda Sumbar. Dengan penyerahan itu, maka pembebasan lahan dari KM 4, akan berubah.

“Sekarang itu yang bebas baru pada 0-4 Km, sisanya belum bebas, trase lama itu biarkan saja, tidak dibebaskan lagi. Bebaskan yang baru,”sebutnya.

BACA JUGA  Pada Pemerintah Mahyeldi, Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Capai 5,14 Persen

Menurutnya, langkah pemintahan trase tersebut mengingat sulitnya membebaskan lahan. Kemudian banyaknya lahan produktif yang terpakai untuk tol.

“Sebenarnya trase baru ini menjadi lebih baik, karena pemandangan lebih bagus, lebih dekat bukit. Jadi tidak banyak lahan produktif yang terpakai,”katanya.

Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyetujui rekomendasi Tim Kajian Keberatan Pemprov Sumbar untuk mengganti trase jalan tol Padang Pariaman–Pekanbaru yang melewati yang melewati Nagari Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung dan Nagari Sungai Abang, Kecamatan Lubuak Alung.

Keputusan untuk mengubah trase ini merupakan keputusan yang tepat, mengingat kerugian yang ditimbulkan bila trase yang lama tetap dipaksakan jauh lebih besar ketimbang keuntungan yang didapat. Setidaknya ada sebanyak 246 rumah yang terkena proyek tol. Jika tetap diteruskan dampak sosialnya akan lebih besar.

BACA JUGA  Warga Tak Mampu Keluhkan Tagihan SPPT PBB yang Melambung Tinggi

Sebelumnya tol Padang-Pekanbaru melewati empat kecamatan dan 14 nagari di Padang Pariaman. Tol Padang-Pekanbaru merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) sebagaimana tertuang dalam Perpres No. 58 Tahun 2017. Groundbreaking dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada Februari 2018 dan ditargetkan selesai pada 2025.

Jalan tol itu akan dibangun sepanjang 244 Km. Pembangunannya dilakukan dalam tiga tahap. Tahap I menghubungkan Padang-Sicincin sepanjang 28 km. Tahap II menghubungkan Bangkinang-Pekanbaru sepanjang 38 km. Tahap III menghubungkan Sicincin-Bangkinan sepanjang 189 km.

Comment