Umum

Hari Jadi Sumbar 1 Oktober, Momentum untuk Kebangkitan dan Lakukan Evaluasi di Berbagai Sektor

223
×

Hari Jadi Sumbar 1 Oktober, Momentum untuk Kebangkitan dan Lakukan Evaluasi di Berbagai Sektor

Sebarkan artikel ini

PADANG — Tanggal 1 Oktober 1945 ditetapkan sebagai hari jadi Sumatera Barat, sebagai motivasi yang tinggi kepada seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk membangun Sumatera Barat yang mandiri dan sejahtera.

Hal ini disampaikan  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat mewakili Pemprov Sumbar pada  Rapat Paripurna dalam  peringatan hari jadi Sumatera Barat ke 74 di ruang rapat utama gedung DPRD Sumbar, Selasa (01/9/2019).

Sekdaprov Sumbar, Alwis menyampaikan, ni adalah pertama kalinya diadakannya Rapat Paripurna DPRD Sumbar dalam rangka hari jadi Sumatera Barat ke-74 yang yelah ditetapkan setiap tanggal 1 Oktober.

“Banyak yang telah dicapai oleh Sumbar, keberhasilan selama ini tentu patut kita apresiasi, namun kita harus jadikan momentum kebangkitan sebagai evaluasi ke depan,” kata Alwis.

BACA JUGA  Ditetapkan Gubernur Mahyeldi, Ini 6 Pegawai Pemprov Sumbar Berprestasi

“Untuk itu, marilah kita terus berusaha merampungkan semua tugas-tugas yang masih tersisa dengan semaksimal mungkin,” ucapnya.

Alwis menyampaikan, bagi pemerintah yang baik perlu memperhatikan sektor pembangunan, pendidikan, kesehatan dan sektor lain yang menyangkut kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah harus bisa melihat itu. Tugad kita sangatlah berat dengan jumlah penduduk Sumbar sebanyak 5.382.077 jiwa baru terdapat 2.552.130 jiwa penduduk atau 47,41 persen yang berusia kerja. Ini jumlah cukup besar, untuk itu kita bersama-sama bisa memanfaatkan dan mengikutsertakan di bidanh ekonomi,” jelas Sekda Sumbar.

Semua itu perlu inovasi pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat, dengan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas serta evaluasi terhadap kinerja pemerintah terutama pembangunan yang ada di masyarakat Sumbar.

BACA JUGA  Gubernur Buka Mukerwil II PWNU Sumbar, Waketum PBNU: Minangkabau Sudah Banyak Melahirkan Ulama

“Dengan memperingati hari jadinya Sumbar, jadikan sebagai evaluasi kinerja di berbagai sektor,” ujar Alwis.

Para penggagas pembentukan provinsi Sumatera Barat yakin Sumbar bisa berdikari, mewujudkan harapan dari esensi otonomi daerah dalam menyelenggarakan pemerintah dengan baik yang sesuai Nawacita yang merupakan jargon Indonesia Hebat milik Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Comment