Budaya

Ketua LKAAM Irwan Basir Dt Rj Alam Beri Pencerahan Bundo Kanduang Padang Selatan

7
×

Ketua LKAAM Irwan Basir Dt Rj Alam Beri Pencerahan Bundo Kanduang Padang Selatan

Sebarkan artikel ini

Camat Wilman Muchtar: Sebagai Ubek Palarai Damam Terkait Adat Salingka Nagari di Kota Padang

PADANG-Ketua LKAAM Padang Irwan Basir Dt Rajo Alam SH MM di hadapan Bundo Kanduang Kecamatan Padang Selatan menyebutkan, babalik ka nagari saat ini bukanlah kembali ke lampu togok atau naik pedati.

Akan tetapi, mengutip program unggulan (Progul) Walikota Padang Fadly Amran Dt Paduko Malano “Sinergi Nagari” , bagaimana mengaktifkan kembali pilar – pilar adat dan mengibarkan panji – panji adat.

“Jadi babalik nagari yaitu memfungsikan kembali pilar – pilar dan konsep dasar adat yang ada di salingka nagari di dalam wilayah perkotaan,” ujar Irwan Basir Dt Rajo Alam SH MM di hadapan Bundo Kanduang Aula Padang Selatan, Senin (12/10/2026).

Dikatakan, di era sekarang pengaruh lingkungan dan serbuan pengaruh global, di mana selain menyasar masyarakat secara umum dan khususnya generasi muda. Saat ini kekhawatiran orang tua, tidak hanya ancaman lingkungan bagi anak perempuannya saja, tapi juga kerisauan orangtua sama saja baik perempuan maupun anak laki – laki.

Baca Juga:  Sanggar Seni Gunuang Nago Saiyo Meriahkan PKPEK 2020 , M Fikar Apresisasi Kegiatan Pelestarian Seni dan Budaya

“Ancaman pergaulan sama saja, baik anak perempuan maupun laki – laki sama saja berbahayanya. Bahkan, ancaman terhadap laki – laki lebih ekstrem lagi, seperti Narkoba dan LGBT ,” ucap Irwan.

Namun, Progul Walikota yang bertajuk Sinergi Nagari ini selain memfungsikan kembali pilar – pilar adat dan alim ulama, tungku tigo sajarangan dan tali tigo sapilin. Sehingga, jalan tak dialih urang lalu, cupak diganti rang panggaleh. Dengan tujuan bagaimana kelak masyarakat kota ini tidak tercerabut dari akar budayanya Minangkabau.

Kemudian, ke depan bagaimana membuat hubungan antara LKAAM dan KAN di kota ini seiring sejalan yang saling menguatkan satu sama lainnya. Sehingga tidak saling meninggalkan dan ditinggalkan atau sauing cikarau dan mencikaraui. Tupoksi kedua lembaga adat sudah jelas. LKAAM memiliki Tupoksi pelestarian dan pembinaan adat budaya Minangkabau. Sedangkan, KAN sako dan pusako anak kamanakan mereka di salingka nagari masing – masing. “Jadi tak ada hubungan atas dan bawahan, kecuali koordinasi dan sinergi,” kata Irwan.

Baca Juga:  Dibuka Gubernur Mahyeldi, MTQ di Sijunjung Diharapkan Lahirkan Qari Harumkan Nama Sumbar

Camat Padang Selatan Wilman Muchtar mengaku, kehadiran Irwan Basir Dt Rj Alam sebagai Ketua LKAAM terpilih baru – baru ini merupakan sebagai ubek palarai damam. Di mana, khususnya terhadap literasi adat dan Minangkabau salingka nagari di Kota Padang.

“Dalam kesempatan ini bisa menambah wawasan terkait adat budaya Minangkabau, termasuk kekerabatan adat yang ada di Padang Selatan,” ujar Wilman. (drd)