Peristiwa

Hujan Deras Ganggu Intake Perumda AM Padang, Distribusi Air Terhenti

4
×

Hujan Deras Ganggu Intake Perumda AM Padang, Distribusi Air Terhenti

Sebarkan artikel ini
Kondisi intake Perumda AM Kota Padang dihantam banjir di Guo Kecamatan Kuranji, Sabtu (11/10/2026).ist

PADANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu (10/10/2026) mengganggu operasional sejumlah instalasi pengambilan air baku (intake) Perumda Air Minum Kota Padang. Material kayu, batu, dan sedimen yang terbawa arus sungai menutupi sebagian pintu intake sehingga menghambat pengambilan air baku dan berdampak pada distribusi air kepada pelanggan.

Kasubag Humas dan Protokoler Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengatakan sejumlah intake di wilayah utara mengalami dampak cukup signifikan akibat tingginya debit air. Intake yang terdampak meliputi Latung, Gariang, Palukahan, Sungai Duo, dan Sungai Sariak.

Gangguan operasional tersebut berdampak pada pelayanan air minum di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Selain wilayah utara, beberapa intake di wilayah selatan Kota Padang juga terdampak peningkatan debit air akibat tingginya curah hujan.

Baca Juga:  Emersia Grup Bantu Korban Bencana Alam di Tanah Datar dan Agam

Kondisi tersebut menghambat proses pengambilan air baku, pengolahan, hingga pendistribusian air minum kepada pelanggan. Perumda Air Minum Kota Padang terus memantau kondisi sumber air baku untuk mengetahui perkembangan dampak cuaca terhadap operasional instalasi.

Afriyanto menjelaskan, petugas belum dapat membersihkan material kayu, batu, dan sedimen yang menutupi pintu intake secara maksimal. Debit air yang tinggi serta derasnya arus sungai menjadi kendala dalam proses penanganan di lapangan.

“Keselamatan petugas menjadi perhatian utama dalam kondisi seperti ini. Kami terus memantau situasi di lapangan dan akan melakukan penanganan secara bertahap setelah kondisi memungkinkan, agar operasional intake dapat kembali berjalan optimal dan pelayanan air minum kepada pelanggan berangsur normal,” ujarnya.

Baca Juga:  Kedekatan Wali Kota Erman Safar Dengan Presiden Jokowi

Untuk mengantisipasi dampak gangguan, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian selama pelayanan belum normal. Pelanggan juga disarankan menyiapkan cadangan air secukupnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pelanggan dapat memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan nonkonsumsi, seperti menyiram tanaman dan membersihkan halaman, dengan tetap memperhatikan kebersihan serta keamanan penggunaannya. Perumda juga meminta masyarakat mengikuti informasi terbaru mengenai gangguan dan pemulihan distribusi melalui kanal resmi perusahaan.

Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Afriyanto menegaskan, pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sumber air baku serta berupaya memulihkan pelayanan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas, tutupnya. (bdr)