Olahraga

Al Hafied Akbar, Manusia Tercepat Sumbar yang Tumbuh dari Lapangan Sekolah

6
×

Al Hafied Akbar, Manusia Tercepat Sumbar yang Tumbuh dari Lapangan Sekolah

Sebarkan artikel ini

PADANG — Nama Al Hafied Akbar kini menjadi salah satu yang paling diperhitungkan dalam persaingan nomor sprint putra di Sumatera Barat. Pelari asal Kota Padang ini mencatat waktu 10,72 detik pada nomor 100 meter putra, sekaligus menempatkan dirinya sebagai salah satu sprinter tercepat di Ranah Minang.

Di balik catatan waktu tersebut, terdapat perjalanan panjang yang dimulai sejak 2021. Bagi Al Hafied, atletik bukan sekadar olahraga, tetapi jalan untuk mengembangkan potensi sekaligus mengejar mimpi lebih tinggi.

Lahir di Padang, 10 Desember 2003, Al Hafied merupakan anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan keluarga Basnil. Ia menyelesaikan pendidikan terakhir di tingkat SLTA/SMK.

Perjalanan Al Hafied di dunia atletik bermula pada 2021. Bakatnya pertama kali ditemukan dan dikembangkan oleh Akmel, yang saat itu merupakan guru olahraga Al Hafied di SMK.

Akmel tidak hanya mengenalkan atletik kepada dirinya, tetapi juga menjadi sosok yang melihat potensi besar Al Hafied sejak awal.

“Pak Akmel merupakan guru olahraga saya di SMK sekaligus orang yang menemukan dan mengembangkan bakat saya dari awal hingga mengenalkan saya pada olahraga atletik,” ujar Al Hafied.

Dari lapangan sekolah, langkahnya kemudian berkembang ke berbagai ajang kejuaraan. Al Hafied bergabung dengan Merpati Atletik Club dan terus mengasah kemampuan di bawah bimbingan pelatih.

Baca Juga:  Tim Kesebelasan MTsN 1 Padang Lolos 8 Besar Liga Sentra Indonesia

Perkembangannya terlihat dari sejumlah prestasi yang diraih. Pada 2021, ia sudah mampu menjadi juara pertama lompat jauh putra Popda Sumatera Barat di Padang serta meraih posisi kedua lompat jangkit putra.

Setahun berikutnya, Al Hafied kembali menunjukkan potensinya dengan meraih dua gelar juara pertama pada Kejurda Sumatera Barat 2022 di Pasaman Timur, masing-masing dari nomor lompat jauh dan lompat tinggi putra.

Memasuki 2025, prestasinya semakin mengarah ke nomor sprint. Ia menjadi juara pertama lari 100 meter putra pada Kejurprov Mahasiswa Sumatera Barat di UNP serta juara pertama nomor yang sama pada Kejurprov Sumatera Barat di Lima Puluh Kota.

Tidak hanya di tingkat provinsi, Al Hafied juga mampu bersaing secara nasional. Pada Invitasi Mahasiswa Terukur 2025 di Jakarta, ia meraih juara ketiga nomor lari 200 meter putra.

Pada ajang yang sama di 2025, ia juga meraih posisi kedua lompat jauh putra pada Kejurprov Sumatera Barat di Lima Puluh Kota.

Rangkaian prestasi tersebut menjadi fondasi penting hingga akhirnya Al Hafied semakin dikenal sebagai sprinter andalan Kota Padang.

Baca Juga:  Pacu Prestasi Atlet Payakumbuh, KONI Gelar Seminar dengan Hadirkan Prof Syahrial

Kini, di bawah asuhan Yesi Andriyani, kemampuan Al Hafied terus dimatangkan. Sang pelatih berperan besar dalam meningkatkan kualitas teknik dan performanya sehingga mampu bersaing di level tertinggi Sumatera Barat.

“Ibu Yesi Andriyani berperan besar dalam mematangkan kemampuan saya hingga mampu meraih berbagai prestasi dan menjadi salah satu pelari tercepat di Sumatera Barat saat ini,” katanya.

Catatan waktu 10,72 detik pada nomor 100 meter putra menjadi bukti perkembangan tersebut. Namun, bagi Al Hafied, torehan itu bukanlah garis akhir.

Ia masih menyimpan ambisi yang lebih besar. Atletik diharapkannya menjadi jalan untuk menembus kompetisi nasional dan suatu hari bisa mengenakan seragam Merah Putih.

“Semoga melalui atletik saya dapat meraih prestasi di tingkat nasional hingga berkesempatan mewakili Indonesia di ajang internasional,” harapnya.

Dengan usia yang masih produktif, pengalaman bertanding, dukungan pelatih dan klub, serta catatan waktu yang terus berkembang, Al Hafied Akbar kini bukan sekadar sprinter Kota Padang.

Ia adalah salah satu harapan Sumatera Barat untuk melahirkan pelari cepat yang mampu berbicara lebih jauh di panggung nasional, bahkan internasional (*/drd)