PADANG-Sekolah Sepakbola (SSB) Kladentis gondol juara Turnamen Sepakbola U-13 Piala WaliKota Padang 2026 setelah menghempaskan SSB Imam Bonjol dengan skor tipis 2-1 di lapangan Kompak FC Anak Aie Koto Tangah, Minggu (20/9/2026).
Sehingga, SSB Imam Bonjol harus puas menjadi runner up. Sedangkan, posisi ketiga diraih SSB Dewa 24, usai mengandaskan SSB Balai Baru dengan skor tipis 1-0. Turnamen Sepakbola U-13 ini ditutup Kadispora Padang.
Laga grand final antara Kladentis versus Imam Bonjol yang dipimpin pengadil Andi Yulian dua kesebelesan saling jual beli serangan. Namun, masih pada babak pertama Kladentis mampu ungguli Imam Bonjol 2-0.
Di mana gol perdana dilesatkan Arasyid Perdinata pemain bernomor punggung 14. Lalu gol kedua disarangkan pemain bernomor punggung 7 yakni Kenzo Genaro,. Sehingga, laga 2 X 25 menit ini hingga turun main skor 2-0 untuk keunggulan Kladentis.
Pasca turun main, pada babak kedua SSB Imam Bonjol mulai menguasai pemainan terutama di lapangan, dengan mencoba menrlusup di lini pertahanan Kladentis. Sehingga memasuki menit ke sepuluh, Imam Bonjol berhasil mengejar ketinggalan. Gol dicetak nomor punggung 22, yaitu pemain yang bernama Athalla Faeyza. Hingga wasit meniup pluit panjang, skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Kladentis.
* Closing Seremonial
Turnamen Sepakbola U-13 Piala WaliKota Padang 2026 ini ditutup Kadispora Padang Sebelumnya, pembukaan turnamen ini ditabuh Walikota Padang Fadly Amran, Minggu (30/8/2026).
Dalam penutupan ini Askot PSSI Kota Padang Mastilizal Aye mengucapkan terima kasih kepada tim – Tim peesta, manajer, pelatih, pemain bola dan orang tua pemain yang hadir mendukung turnamen ini.
Melihat laga grand final, kedua belah pihak suporter saling bersorak menyaksikan anak – anaknya menggiring bola ke jantung pertahanan rivalnya.
“Dimintak kepada orang tua untuk menjaga anak – anaknya, termasuk gizinya di rumah, kelak mereka menjadi orang yang sukses di kemudian hari, baik karier mereka maupun pendidikannya,” ujar Aye.
Katanya, jangan biarkan anak – anak seperti pohon kayu di dalam hutan, tanpa dirawat dan djaga kayu tersebut tetap besar. Namun, berbeda dengan anak – anak butuh dibina sejak dini hingga besar. Tapi , mereka perlu pasokan berbagai kebutuhan agar mereka tumbuh besar dengan berkualitas.
Kemi, turnamen ini upaya untuk pembinaan mulai dari usia dini, remaja hingga senior. Selama ini Askot PSSI itelaha melakukan itu. Bahkan, pasca mukti iven Porprov Sumbar nanti, Askot juga akan menggelar Liga, mereka akan bertanding secara terus menerus seperti layaknya Liga Indonesia.
Sekum KONI Padang DR Tri Putra Junaidi NSt mengatakan, bermain sepak bola, tidak saja sekadar bermain sepak bola, namum bagian membentuk karakter anak – anak.
“Pemain sepakbola bukanlah orang yang bodoh, tetapi anak anak yang cerdas, sebab sambil berlari harus mampu segera mengambil keputusan,” ujar Juned.
Kadispora Padang yang diwakili Kasi Olahraga Syafrizon mengatakan, melalui Pokir Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye, sehingga mampu menyalurkan hobi dan bakat anak – anak pada cabang olahraga sepakbola.
” Kegiatan ini tak terlepas dari mendukung Program Unggulan Walikota Padang, Padang Juara,” ujar Syafrizon.
Dikatakan, dalam waktu dekat ini akan ditabuh multi iven olahraga seantero Sumbar yang bertajuk Porprov Sumbar, awal Oktober 2026 mendatang. Diperkirakan pada ajang Porprov akan melibatkan 1.079 atlet dari berbagai Cabor. Mudah – mudahan di ajang Porprov ini menjadi ajang unjuk gigi para atlet yang telah berjibaku melakoni latihan di Cabor masing – masing selama ini. (drd)





