PADANG – Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan dukungan terhadap penguatan pendidikan berorientasi global melalui program pertukaran pelajar yang dijalankan Yayasan Anak dan Remaja Indonesia bersama Uimaharju School Finlandia.
Dukungan tersebut disampaikan Fadly Amran saat menerima audiensi rombongan Yayasan Anak dan Remaja Indonesia dan delegasi Uimaharju School Finlandia di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (6/2/2026).
Audiensi membahas kerja sama pendidikan internasional melalui program pertukaran pelajar serta pengenalan budaya lintas negara. Program tersebut mencakup adat istiadat, kesenian, pariwisata, hingga pakaian tradisional sebagai bagian pembelajaran siswa.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Anak dan Remaja Indonesia Yusticia Katar, delegasi Uimaharju School Finlandia yang dipimpin Ahlholm Urpo Tapio, kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua dari kedua lembaga pendidikan.
Fadly Amran mengapresiasi konsistensi Yayasan Anak dan Remaja Indonesia dalam menghadirkan program pendidikan bertaraf internasional bagi pelajar di Kota Padang.
Menurutnya, kolaborasi pendidikan global menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi persaingan serta dinamika dunia modern.
“Program pertukaran pelajar seperti ini sangat penting karena memberi kesempatan siswa mengenal sistem pendidikan negara maju seperti Finlandia sehingga wawasan semakin luas,” ujar Fadly Amran.
Fadly Amran menegaskan Pemerintah Kota Padang berkomitmen mendukung kerja sama pendidikan internasional yang sejalan dengan Program Unggulan Padang Juara.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian beasiswa luar negeri bagi lulusan SMA dan SMK berprestasi.
“Program beasiswa telah terjalin melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Guangdong dan CUCAS Indonesia di Tiongkok serta Sampoerna Foundation bersama Arizona State University di Amerika Serikat melalui skema double degree,” ujar Fadly Amran.
Ketua Yayasan Anak dan Remaja Indonesia Yusticia Katar menyampaikan program pertukaran pelajar telah berjalan sejak 2013 melalui kemitraan dengan sekolah di Finlandia dan Jerman.
Program tersebut dilaksanakan bergantian setiap tahun serta memberikan pengalaman akademik dan pembelajaran budaya bagi siswa.
Program tersebut juga membuka peluang melanjutkan pendidikan menengah di Jerman hingga perguruan tinggi tanpa tes.
“Saat ini delegasi Finlandia menjalani kunjungan pendidikan di Indonesia selama dua minggu sementara pada Agustus mendatang siswa Yayasan Anak dan Remaja Indonesia mengikuti program pembelajaran dan pertukaran budaya di Finlandia selama sekitar satu bulan,” ujar Yusticia Katar. (Bdr)







