Ekonomi

Gubernur Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Manfaatkan Pemasaran Digital

2
×

Gubernur Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Manfaatkan Pemasaran Digital

Sebarkan artikel ini
FOTO: Gubernur Mahyeldi pada pelatihan content creator bertema “Satu Langkah, Lebih Banyak Peluang” di Aula UIN Imam Bonjol Padang, Senin (12/10).Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Pemprov Sumbar memperkuat upaya tersebut melalui pelatihan content creator bertema “Satu Langkah, Lebih Banyak Peluang” di Aula UIN Imam Bonjol Padang, Senin (12/10).

Pelatihan tersebut diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar bersama Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan pelaku usaha dalam membuat konten kreatif sekaligus memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan bisnis.

Mahyeldi mengatakan pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas produk. Pelaku usaha juga perlu menguasai strategi pemasaran agar mampu menjangkau lebih banyak konsumen. Sumbar memiliki sekitar 740.000 unit UMKM. Namun, sebagian besar usaha masih berjalan secara tradisional dan belum memanfaatkan teknologi secara optimal.

Menurutnya, media sosial dan perdagangan elektronik membuka peluang bagi UMKM untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Karena itu, pelaku usaha perlu mengembangkan keterampilan membuat konten kreatif sebagai bagian dari strategi pemasaran yang produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Dukung UMKM Naik Kelas, Perumda AM Kota Padang Gratiskan Sambungan Air untuk 1.000 Pelaku Usaha

“Melalui pelatihan ini, kita berharap pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memahami cara memasarkannya secara efektif. Dengan begitu, teknologi digital dapat membantu meningkatkan pendapatan dan membuka peluang usaha yang lebih luas,” ujarnya.

Mahyeldi menambahkan kolaborasi pemerintah dengan berbagai mitra, termasuk Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia, diharapkan memperkuat kemampuan UMKM dalam pemasaran digital. Pemberdayaan ini juga penting bagi perempuan yang memiliki peran besar dalam mengembangkan usaha dan menopang perekonomian keluarga di Sumbar.

Komisaris PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) sekaligus inisiator Folago Academy, Hana Fadel, mengatakan program tersebut bertujuan mempercepat digitalisasi UMKM. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat, termasuk mahasiswa, memanfaatkan teknologi untuk kegiatan produktif. Dia menekankan keberhasilan membangun usaha melalui konten digital membutuhkan fokus, konsistensi, komitmen, dan kemauan untuk terus belajar.

Baca Juga:  Srikandi Properti dan Akademisi Asal Pessel Amy Anas dan Prof Maidiawati Bahas Konstruksi Bangun 1.000 Rumah Rakyat

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan program FOLA+ yang direncanakan meluncur pada 1 November mendatang. Program itu diharapkan mendukung aktivitas pemasaran dan belanja digital. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Endrizal menjelaskan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan UMKM serta meningkatkan nilai ekonomi usaha melalui pemanfaatan teknologi.

Dari sekitar 300 orang yang mendaftar, panitia memilih 150 peserta untuk mengikuti pelatihan lanjutan mengenai pemanfaatan TikTok dan strategi pemasaran digital. Peserta diharapkan mampu memasarkan produk sendiri sekaligus membantu mempromosikan produk UMKM lainnya. Pada kesempatan tersebut, Mahyeldi juga menerima piagam penghargaan dari PT Folago Karya Indonesia atas dukungannya terhadap peningkatan literasi digital, pengembangan kapasitas pelaku usaha, dan pemberdayaan UMKM.

Pemprov Sumbar berharap kolaborasi dengan mitra digital mampu mempercepat adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi. Upaya ini diharapkan memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan daya saing produk, dan memperbesar kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah.(Bdr)