Olahraga

Dr. Lolia Manurizal, Dosen UPP yang Pegang Kendali Teknis Tenis Porprov Sumbar

8
×

Dr. Lolia Manurizal, Dosen UPP yang Pegang Kendali Teknis Tenis Porprov Sumbar

Sebarkan artikel ini

PASIR PANGARAIAN – Di balik perkembangan Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (Penjaskes) Universitas Pasir Pengaraian (UPP), ada satu nama yang konsisten mengabdikan diri pada satu cabang olahraga spesifik: Tenis Lapangan. Dia adalah Dr. Lolia Manurizal, M.Pd.

Bagi civitas akademika UPP, sosok Dr. Lolia bukan orang baru. Dosen yang ramah namun tegas di lapangan ini dikenal sebagai pakar tenis lapangan yang totalitas, mulai dari aspek pembelajaran, kepelatihan, hingga pengembangan model latihan.

Perjalanan akademiknya mencatatkan kesetiaan luar biasa pada almamater tercinta. Perjalanan keilmuannya ditempa tuntas di Universitas Negeri Padang (UNP), salah satu kampus keolahragaan terbaik di Sumatera.

Gelar Sarjana (S1) Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Magister (S2) Manajemen Olahraga, hingga Doktor (S3) Ilmu Keolahragaan, semuanya ia raih di UNP. Konsistensi ini menunjukkan kecintaannya yang mendalam pada dunia ilmu keolahragaan. Ilmu yang ia timba di Padang, kini ia baktikan di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, tempat UPP berdiri.

“Bidang olahraga fokus saya adalah Tenis Lapangan. Bagaimana tidak saya fokus di Cabor tenis lapangan, karena tenis itu tidak hanya sebagai olahraga prestasi, tapi bisa diajarkan untuk kebugaran sepanjang hayat karena model pelatihannya yang menarik dan efektif untuk berbagai kalangan,” begitu prinsip yang dipegang Dr. Lolia.

Baca Juga:  SSB PSTS Tabing Champion, Turnamen KU-10 Antar SSB Ditutup Evi Yandri

Jika banyak dosen olahraga bersifat generalis, Dr. Lolia memilih jalan spesialis. Tidak hanya soal teknik forehand, backhand, dan serve, ia juga mendalami Pembelajaran Tenis yakni bagaimana membuat mata kuliah tenis menjadi mudah dipahami dan diminati mahasiswa Penjaskes.

Yang tak kalah menarik, ia juga menguasai ilmu kepelatihan, artinya ia siap mencetak pelatih-pelatih tenis yang berkompeten dari kampus.

Selain itu ia juga konsen dalam pengembangan Model Latihan tenis yang inovatif, efektif, dan sesuai dengan karakter atlet Indonesia.

*Dipercaya Jadi Technical Delegate, Bukan Sekadar Wasit*

Dedikasi dan kepakarannya itu terbukti tidak hanya diakui di kampus. Meski baru saja menyelesaikan studi Doktor (S3) Ilmu Keolahragaan di UNP, nama Dr. Lolia tetap diingat dan dipercaya oleh rekan-rekan sejawatnya di Sumatera Barat.

Pada perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026 yang berlangsung 4-11 Oktober 2026 lalu, Dr. Lolia Manurizal ditugaskan bukan sebagai Wakil Referee, melainkan dengan jabatan yang jauh lebih strategis, yakni sebagai Technical Delegate (Delegasi Teknis) Cabang Olahraga Tenis Lapangan.

Baca Juga:  Kronologi Adu Jotos yang Mewarnai Pertandingan Finas Sepakbola SEA Games Indonesia vs Thailand

Jabatan Technical Delegate adalah pejabat atau penanggung jawab tertinggi yang mengatur seluruh aspek teknis suatu kejuaraan atau turnamen. TD-lah yang memutuskan kelayakan lapangan, sistem pertandingan, jadwal, hingga memastikan seluruh perangkat pertandingan berjalan sesuai regulasi resmi Pelti dan KONI.

Penunjukan ini menjadi bukti bahwa gelar Doktor yang baru diraihnya berbanding lurus dengan kapasitas dan integritasnya di mata Pengprov Pelti Sumbar.

Rekan sejawatnya menilai, Lolia adalah sosok yang tepat. Di saat banyak akademisi baru lulus Doktor memilih istirahat, ia justru langsung turun ke lapangan mengabdi untuk daerah sebagai pengambil keputusan tertinggi secara teknis di Cabor Tenis.

Riset-risetnya yang banyak menyoroti minat belajar tenis di kalangan mahasiswa, kini lengkap dengan pengalaman praktis memimpin kejuaraan di level provinsi. Dari kampus di Pasir Pengaraian untuk Sumbar, dari teori ke lapangan – itulah Dr. Lolia Manurizal. (drd)