PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Padang Tahun 2027 di Aula Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (2/3/2025).
Fadly Amran mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi pembangunan. Ia menargetkan kejayaan Kota Padang melalui delapan misi, sembilan program unggulan, serta visi kota pintar dan kota sehat.
“Dua indikator utama ini tidak cukup menjadi slogan. Kita harus menetapkan standar tinggi, terukur, serta memiliki roadmap jelas,” tegas Fadly Amran.
Fadly Amran menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota pintar melalui peningkatan alokasi anggaran program unggulan.
Pemerintah Kota Padang menaikkan anggaran program unggulan menjadi Rp365,14 miliar pada 2026. Anggaran tahun 2025 sebesar Rp265,01 miliar. Kenaikan mencapai Rp100,12 miliar.
“Tahun 2025 menjadi fase pondasi utama mewujudkan visi kejayaan Kota Padang. Tahun 2026 tahap penguatan. Tahun 2027 menjadi momentum pembuktian visi besar pembangunan Kota Padang sebagai kota pintar dan kota sehat,” ujar Fadly Amran.
Fadly Amran menekankan pembangunan kota pintar dan kota sehat harus didukung capaian indikator makro daerah.
Ia menyebut peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan pengeluaran per kapita sebagai indikator utama.
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menegaskan visi besar pembangunan menjadikan Kota Padang sebagai kota juara.
Muharlion menilai program strategis telah dirancang. Ia menyatakan seluruh program membutuhkan pondasi fiskal kuat.
“Seluruh OPD harus berkolaborasi, menggali potensi, serta mendorong optimalisasi pendapatan di sektor masing-masing. Tahun 2026 target PAD ditetapkan lebih dari Rp1 triliun. Tahun 2027 target harus meningkat. Tanpa peningkatan pendapatan, program unggulan Wali Kota tidak berjalan optimal,” tegas Muharlion.
Forum Konsultasi Publik turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat Mohamad Abdul Majid Ikram, Bappeda Sumbar, akademisi, pemangku kepentingan, serta asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang. (Bdr)







