Peristiwa

Datangi BMKG Minangkabau, Minta Informasi Cuaca Ekstrem BMKG Disampaikan Cepat

201
×

Datangi BMKG Minangkabau, Minta Informasi Cuaca Ekstrem BMKG Disampaikan Cepat

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mendatangi Kantor BMKG Bandara Internasional Minangkabau pada Senin (24/11/2025).Ist

PADANG PARIAMAN – Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mendatangi Kantor BMKG Bandara Internasional Minangkabau pada Senin (24/11/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan akurasi informasi cuaca sekaligus memperkuat koordinasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Sumbar.

Wagub menerima paparan terkait dinamika atmosfer, potensi hujan lebat, dan kecepatan angin. Ia menegaskan informasi cuaca harus tersampaikan cepat kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana.

“Dalam situasi cuaca yang dinamis seperti saat ini, kecepatan informasi adalah kunci. Pemda perlu menerima data real-time, dan masyarakat pun harus mendapatkan peringatan dini agar dapat meminimalisir risiko,” tegas Vasko.

Ia meminta BMKG memperkuat koordinasi dengan BPBD, Dishub, serta kepala daerah di Sumbar terkait potensi cuaca ekstrem yang berdampak pada banjir, longsor, dan transportasi darat, laut, maupun udara.

Baca Juga:  Program Bang Wako Peduli Dapat Sorotan, Erman Safar: Tidak Akan Jadi Penghalang

“Kita ingin memastikan semua instansi bekerja dalam satu frekuensi. Tidak boleh ada data yang terlambat atau tidak tersampaikan. Ini menyangkut keselamatan warga dan kelancaran aktivitas publik, koordinasi lintas sektor harus lancar,” tegasnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau Desindra Deddy Kurniawan memastikan pihaknya memantau kondisi atmosfer secara berkala. Ia menegaskan BMKG akan memperbarui peringatan dini sesuai perkembangan terbaru.

Berdasarkan pemantauan BMKG, cuaca ekstrem di Sumbar diprediksi berlangsung hingga 27 November. Intensitasnya mulai menurun, meskipun potensi hujan lebat tetap ada di sejumlah wilayah.

“Kendati intensitasnya sudah mulai menurun, masyarakat harus tetap waspada. Terkait perkembangan selanjutnya nanti akan kami update kembali,” ujar Desindra.

Pemprov Sumbar menegaskan upaya mitigasi tetap berjalan. Koordinasi instansi teknis diperkuat agar informasi cuaca dapat diterima masyarakat dalam waktu cepat.

Baca Juga:  Hindari Macet Pasar Koto Baru Tanah Datar Saat Lebaran, Ini Jalur Alternatifnya

Upaya ini diharapkan menekan risiko bencana selama periode cuaca ekstrem. Pemerintah mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan pada wilayah rawan.

Setelah berkoordinasi dengan BMKG, Wagub melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, untuk meninjau masyarakat terdampak banjir. (Bdr)