Kota Padang

Wali Kota Padang Beri Pembekalan Petugas Penjaga Perlintasan Kereta Api

214
×

Wali Kota Padang Beri Pembekalan Petugas Penjaga Perlintasan Kereta Api

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Padang beri pembekalan 64 petugas penjaga perlintasan untuk tingkatkan keselamatan dan disiplin kerja.

PADANG – Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan pengarahan dan pembekalan kepada 64 petugas penjaga perlintasan sebidang di Kota Padang. Kegiatan digelar Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota, Jumat (31/1/2025).

Fadly menegaskan peran petugas penjaga perlintasan sangat vital dalam menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas.

“Tugas bapak dan ibu sekalian sangat penting. Satu kelalaian kecil bisa berakibat fatal bagi keselamatan masyarakat. Karena itu, kita harus bekerja disiplin, tanggap, dan penuh tanggung jawab,” ujar Fadly Amran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang yang terus berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan di titik-titik perlintasan tanpa palang otomatis.

Baca Juga:  Kementerian PU Kucurkan Rp75 Miliar untuk Pembangunan SPAM Taban 3

“Kita ingin Kota Padang menjadi kota yang aman dan tertib, termasuk keselamatan di jalur perlintasan kereta api. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat agar selalu mematuhi aturan serta melintas di jalur resmi,” tegas Fadly Amran.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang Hendrialdi menjelaskan, petugas penjaga perlintasan direkrut dari masyarakat yang berdomisili di sekitar 21 titik perlintasan sebidang di Kota Padang.

“Mereka bertugas di perlintasan yang belum memiliki palang pintu. Selain membantu sarana dan prasarana, kita juga memberikan dukungan berupa honor sesuai standar UMR atau UMP Sumatera Barat,” ujar Hendrialdi.

Ia menyebut sistem kerja petugas dibagi dalam dua hingga tiga shift, tergantung intensitas lalu lintas di setiap titik. Untuk jalur yang dilalui angkutan barang, penjagaan dilakukan penuh selama 24 jam.

Baca Juga:  Fadly Amran Apresiasi Aksi Bersih Sungai Batang Maransi

“Kegiatan pembekalan ini bertujuan menyatukan standar operasional di seluruh perlintasan agar pelayanan semakin profesional dan aman bagi semua pihak,” jelas Hendrialdi.

Menurutnya, para personel juga mendapat pelatihan teknis tentang prosedur keselamatan, komunikasi darurat, dan penggunaan alat bantu penjagaan agar bekerja lebih sigap dan terampil. (Bdr)