Peristiwa

Api Lalap Tiga Toko dan Satu Rumah di Lubuk Begalung, Kerugian Capai Rp500 Juta

277
×

Api Lalap Tiga Toko dan Satu Rumah di Lubuk Begalung, Kerugian Capai Rp500 Juta

Sebarkan artikel ini
Kebakaran di Lubuk Begalung hanguskan rumah dan tiga toko, lima warga mengungsi, kerugian capai Rp500 juta.Ist

PADANG – Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Ujung Tanah, Kelurahan Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (20/7/2025). Peristiwa ini menyebabkan satu rumah dan tiga toko hangus terbakar.

Laporan diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pukul 12.35 WIB. Armada pertama berangkat satu menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 12.40 WIB. Petugas berjibaku memadamkan api di kawasan yang memiliki akses jalan sempit dan deretan toko padat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Budi Payan menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat dari dapur sebuah warung nasi goreng. Asal api diduga dari kompor gas yang menyala. Saksi mata langsung menghubungi petugas Damkar setelah melihat kobaran api.

Baca Juga:  Sekdakab Tanah Datar Melantik Pejabat Manajerial

“Objek yang terbakar meliputi tiga unit toko dan satu rumah dengan luas area terbakar sekitar 250 meter persegi. Tidak ada korban luka maupun meninggal dalam kejadian ini,” kata Budi Payan.

Budi menyebut kebakaran berdampak pada lima orang penghuni rumah. Sebanyak empat kepala keluarga dengan total 12 jiwa ikut terdampak dan lima orang terpaksa mengungsi. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta berdasarkan informasi dari pemilik bangunan, sedangkan aset yang berhasil diselamatkan senilai Rp1 miliar.

“Petugas mengerahkan enam unit armada dengan total 70 personel. Api berhasil dikendalikan meskipun situasi cukup sulit karena padatnya bangunan dan sempitnya akses jalan,” jelas Budi Payan.

Bangunan yang terbakar antara lain toko nasi goreng, rumah, dan fasilitas PMD 2 milik Enjel Harlisfian, warga setempat berusia 30 tahun. Kebakaran juga mengancam enam rumah lainnya dengan total potensi luas terdampak mencapai 500 meter persegi.

Baca Juga:  Pegawai Makin Berkurang, 647 PNS Pemprov Sumbar Pensiun 2024

Sementara itu, satu saksi bernama Febrianus Marunduri yang pertama kali melihat kejadian turut memberikan keterangan kepada petugas. Aparat dari Damkar, TNI, Polri, dan PLN turut berada di lokasi untuk pengamanan dan penanganan darurat. (Bdr)