Kota Padang

Pemko Padang Relokasi PKL Jalan Perintis ke Lokasi Baru di Jalan Suliki

396
×

Pemko Padang Relokasi PKL Jalan Perintis ke Lokasi Baru di Jalan Suliki

Sebarkan artikel ini
Pemko Padang relokasi PKL Jalan Perintis ke Jalan Suliki, dukung penataan kota dan UMKM.Ist

PADANG – Pemerintah Kota Padang memindahkan 37 pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan ke Jalan Suliki, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kamis (26/6/2025). Relokasi ini bertujuan memperindah kawasan dan mengurai kemacetan.

Wali Kota Padang memimpin langsung proses relokasi di lapangan. Ia menyebut relokasi ini sebagai bentuk pemberdayaan sekaligus penataan ruang publik. Pemindahan dilakukan secara persuasif dan mendapat dukungan penuh dari para pedagang.

“Relokasi ini bukan semata penertiban, tapi bagian dari pemberdayaan dan upaya menjadikan Jati kawasan yang tertib dan nyaman bagi semua,” kata Fadly Amran.

Fadly menyampaikan seluruh pedagang menyambut baik langkah tersebut. Para PKL bersikap kooperatif dan mendukung kebijakan relokasi demi penataan kawasan kota yang lebih baik.

Baca Juga:  Pemerintah Padang Mantapkan Tata Kelola Sanitasi Berkelanjutan

Untuk mendukung aktivitas PKL, Pemko Padang akan menyediakan tenda berjualan yang seragam. Pemerintah juga akan mengatur jam operasional agar tidak berlangsung hingga larut malam.

“Kami imbau agar PKL tutup lebih awal demi keamanan bersama. Ini juga bagian dari program UMKM Naik Kelas yang mendorong pemberdayaan masyarakat,” ujar Fadly Amran.

Fadly menambahkan, Pemko melalui Dinas PUPR akan merevitalisasi trotoar di Jalan Perintis Kemerdekaan. Perbaikan ini untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang pejalan kaki.

“Trotoar akan dikembalikan fungsinya. Keindahan dan estetika kawasan juga akan meningkat,” ucap Fadly Amran.

Ketua Ikatan PKL Jalan Perintis menyatakan dukungan terhadap relokasi. Ia menyebut para pedagang menyambut baik langkah Pemko Padang.

Baca Juga:  Sumbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik di Festival PeSoNa 2025

“Para PKL mendukung langkah ini. Kami berterima kasih atas bantuan tenda dari pemerintah,” ujar Raju, pemilik usaha Ayam Bakar Madu. (Bdr)