Kota Padang

Evaluasi 100 Hari Pemko Padang, Fadly Amran Serap Aspirasi Warga

266
×

Evaluasi 100 Hari Pemko Padang, Fadly Amran Serap Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Padang Fadly Amran pada Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka evaluasi 100 hari kinerja di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Jumat (20/6/2025). Ist

PADANG – Pemerintah Kota Padang menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka evaluasi 100 hari kinerja di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Jumat (20/6/2025).

Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir hadir bersama kepala OPD, akademisi, dan Tim Percepatan Pembangunan.

FGD menjadi langkah evaluatif terhadap program yang dijalankan selama seratus hari awal kepemimpinan. Kegiatan ini juga menyerap aspirasi serta kritik dari berbagai unsur masyarakat.

“Evaluasi ini bukan audit, riset, atau inspeksi. Ini refleksi jujur terhadap yang telah kami kerjakan. Masukan semua pihak akan menjadi bahan perbaikan ke depan,” kata Fadly Amran.

Baca Juga:  Lebaran, Timbunan Sampah Naik 170 Persen di Padang

Ia menyebut pemerintahan efektif harus berlandaskan data serta kebutuhan riil masyarakat. “Kami ingin pemerintahan yang responsif, mengutamakan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan inovasi menuju kota pintar dan sehat. Semua itu butuh data dan umpan balik masyarakat,” ujar Fadly Amran.

Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi sejak awal terhadap setiap program strategis. “Program unggulan dalam tahap perencanaan harus disosialisasikan lebih awal. Agar saat pelaksanaan, masyarakat langsung merasakan manfaat,” ucap Fadly Amran.

Pemko Padang akan menjadikan hasil diskusi ini sebagai dasar merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan daerah.

Ketua Tim Peneliti Kajian dan Evaluasi, Asrinaldi menyebut FGD bertujuan mengevaluasi kinerja, khususnya program unggulan, dan menjadi dasar perencanaan kebijakan.

Baca Juga:  CPNS Kota Padang 2024 Mulai Bertugas di 104 Kelurahan

“Kami ambil data dari apa yang dilihat, dirasakan, dan dialami masyarakat. Harapannya, ini menjadi rujukan peningkatan pelayanan ke depan,” ujar Asrinaldi. (Bdr)