Politik

Pendapatan Belum Maksimal, Gubernur Mahyeldi Komit Genjot Pendapatan Daerah

413
×

Pendapatan Belum Maksimal, Gubernur Mahyeldi Komit Genjot Pendapatan Daerah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi pada Sidang KUA-PPAS 2024 di Kantor DPRD Sumbar, Senin (14/08/2023).Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, menegaskan bahwa Pemprov Sumbar akan mengoptimalkan anggaran untuk pelaksanaan Pemilu pada 2024 mendatang. Oleh karena itu, dukungan berbagai pihak terhadap upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat dibutuhkan.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri Sidang Paripurna Pengambilan Keputusan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2024 di Kantor DPRD Sumbar, Senin (14/08/2023). Dalam rapat tersebut, rencana anggaran sementara yang disepakati dalam KUA-PPAS senilai Rp6,4 triliun.

“Terkait nilai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), awalnya itu diperkirakan Rp350 miliar, tetapi nyatanya SILPA 280 miliar. Padahal tahun 2024 itu cukup banyak kegiatan yang perlu didukung, terutama sekali untuk Pemilu 2024, yang butuh dana lebih kurang 400 miliar. Sehingga untuk mendukung itu, tentu akan ada pergeseran anggaran kegiatan nantinya,” ucap Mahyeldi.

BACA JUGA  Warga Kota Asal  Pulau Jawa Kejutkan Cawako Erman Safar

Ada pun terkait pendapatan, Mahyeldi mengakui bahwa memang belum sesuai dengan harapan. Oleh karenanya, hal ini perlu dibahas dalam rapat perubahan anggaran nantinya. Namun demikian, tetap terjadi peningkatan yang positif terkait angka tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, serta Gini Ratio yang semakin kecil.

“Hal yang perlu kita lihat itu adalah, uang itu ada dan beredar di tangan rakyat, sehingga saat masyarakat membutuhkan apa, mereka bisa mendapatkannya. Oleh karena itu, bisa jadi masyarakat tetap sejahtera, meski pun PAD tidak tinggi, sebab uang itu ada dan beredarnya di tangan rakyat,” ucapnya lagi.

Meski demikian, Gubernur memastikan tetap akan terus mendorong realisasi berbagai kegiatan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlangsung di tengah masyarakat, terutama sekali di tingkat desa atau nagari.

BACA JUGA  Kartu Bukittinggi Hebat, Ini Penjelasan Jubir Pasangan Erman Safar-Marfendi

“Hal ini diperlukan agar pemeratan itu terjadi,” katanya menegaskan.

Terkait pesan DPRD Sumbar soal pentingnya upaya peningkatan PAD melalui pemanfaatan aset provinsi, pemaksimalan peluang rencana investasi, serta upaya-upaya lainnnya, Gubernur menegaskan bahwa hal itu terus menjadi fokus Pemprov Sumbar.

Comment