Peristiwa

Penas KTNA ke XVI Dikunjungi Hingga 300 Ribu Orang

1019
×

Penas KTNA ke XVI Dikunjungi Hingga 300 Ribu Orang

Sebarkan artikel ini
Salah satu stand peternakan di Penas KTNA 2023 di Lanud Tabing, Padang.Ist

PADANG – Hari ini, Kamis (15/6/2023) Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XVI tahun 2023 di Sumatera Barat ditutup Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Diperkirakan sejak gelaran helat nasional ini dibuka ada sekitar Rp250 miliar berputar di Kota Padang dan Sumatera Barat umumnya.

Siswono Project Manager Pameran Penas Tani XVI 2023 memaparkan minat masyarakat untuk mengunjungi kegiatan itu sangat besar. Sehingga selama lima hari Penas Tani berlangsung, kegiatan itu diserbu oleh pengunjung.

Tercatat, dari hari pertama pameran dibuka sampai kemarin (Rabu 14/6/2023) siang, jumlahnya sampai 250 ribu pengunjug. Hanya dalam waktu 4,5 hari.

Ditaksir hingga penutuan hari ini Kamis (15/6/2023) bisa mencapai 300 ribu pengunjung. “Ini rekor dari masyarakat Kota Padang. Animo masyarakat sangat luar biasa, mereka sangat antusias hadir pada penyelenggaraan ini,”sebut Siswono.

Diakuinya, dari awalnya, pengunjung masih sedikit, karena diselenggaran di instalasi militer, masyarakat agak canggung. Pagi hingga sore hari pembikaan tercatat hanya sekitar 30 ribu.

Baca Juga:  Pastikan Keamanan, Pemprov Sumbar Libatkan TNI dan Polri Pengamanan Penas Tani 2023

Kemudian esoknya naik menjadi 47 ribu. Melonjaknya jumlah pengunjung tersebut juga dampak dari pemberitaan media yang baik.

“Ini efek pemberitaan media massa yang positif. Sehingga penggunjung lebih banyak,”katanya.

Panitia mencatat kunjungan tertinggi siang tadi Rabu (14/6/2023. Yakni mencapai sampai 50 ribu orang.

Disebutkannnya, secara kuantitatif pada acara tersebut terdapat 189 peserta. Terdiri dari pemerintah pusat kementrian dan non kementrian sebanyak 5.

Kemudian sebanyak 29 perovinsi, 39 kabupaten, 15 kota dan 11 asosiasi instansi terkait lainnya.

Ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu, perusahaan BUMN/BUMD dan swasta sebanyak 23 perusahaan. Ditambah dengan sebanyak 27 UMKM totalnya menjadi 189 peserta pada lahan 5.700 meter persegi dan 345 unit stand.

“Pameran ini adalah tentang pertanaian perikanan dan kehutanan. Menyediakan area khusus untuk hampir lebih dari 150 unit UMKM. Terdiri dari kuliner dan asesoris, baju dan sebagainya. Dari lokasi belakang sangat luar biasa. Pengunjung sangat berminat,”ujarnya.

Baca Juga:  Jalan Dipenuhi Kabut, Warga Blokir Lalu Lalang Truk Bemuatan Galian "C"

Menyikapi kondisi itu, pelaksanaan kegiatan itu mendapatkan perhatian khusus dari Mentan, Syahrul Yasin Limpo. “Beliau menyampaikan ini adalah kegiatan terbesar pertanian Indonesia setelah pandemi. Diselenggarakan 3 tahun sekali. Terbesar di Indonesia. di Sumbar ini sangat apresiasi. Dengan perubahan mempersiapkan arena luar biasa,”ungkapnya.

Selain me-literasi capaian sektor pertanian, terkait dengan pangan. Penas Tani juga mendorong generasi muda mau berkecimpung dalam memperkokoh ketahanan pangan. Tidak ada lagi gambaran konservatif anak muda terhadap sektor pertanian, karena harus nyemplung ke sawah.

Dengan kemajuan tekonologi banyak sekali anak muda itu sukses di Indonesia. Untuk itu, diharapkan memotivasi generasi muda lainnya, baik lelaki maupun perempuan segala lini pertanian, perikanan dan kehutanan menceburkan diri mensukseskan dirinya dan masyarakat.

“Panitia pameran sangat berterima kasih, didukung oleh Pemprov Sumbar, Pemko Padang, dan seluruh komponen panitia daerah di Sumbar. Kesan yang mendalam, ketertiban masyarakat di sini sangat tinggi. Pengertian masyarakat Kota Padang sangat baik,”pungkasnya.(Bdr)