PADANG–Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar siapkan jutaan talenta digital dengan menggandeng perusahaan Tekonologi Edukasi LearningX asal Korea Selatan, dengan menggelar seminar di salah satu hotel di Kota Padang, Senin (12/12 /22).
Dalam kesempatan itu sekaligus dilaksanakan penandatanganan MoU antara PT Global Investment Institusi (PT LearningX Disdik Sumbar.
Seminar dihadiri sekitar 400 peserta dari Disdik kabupaten dan kota se Sumbar. Sedikitnya, melibatkan 2.000 siswa SD, 2. 000 siswa SMP dan 2. 000 siswa dari SMA/SMK yang tegabung dalam program menyiapkan jutaan talenta digital ini. Tampil sebagai keynote speaker dalam seminar Wikan Sakarinto.
Direktur Utama (Dirut) PT Global Investment Institusi (LearningX) Mr Choi Min mengatakan, guna menunjang sistem pendidikan nasional perlu didukung digital dalam mewujudkan SDM yang berkualitas. “Dalam mewujudkan pembangunan pendidikan yang merata untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa,” ujarnya.
Kadisdik Sumbar Barlius mengatakan, dalam visi misi Pemprov Sumbar dalam mewujudkan SDM yang unggul, sehingga bisa mencari peluang peluang dalam era digitalisasi. Kemudian di segi interaksi, peluang yang ada di era digital ini merupakan peluang yang cukup menjanjikan, “ujar Barlius.
Katanya, sebab, siapa yang sanggup memanfaatkan era digitalisasi IT ini mudah mudahan akan bisa menguasai dunia informasi,” kata Barlius.
Dengan itu diharapkan seminar ini bisa membawa ke arah lebih yang baik terhadap pendidikan Sumbar ke depan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas SDM generasi daerah ini.
Kerjasama dengan Learning X tersebut, mengingat perusahaan tersebut sudah melakukan sejumlah kegiatan yang sama di Korea Selatan dan hasilnya sesuai harapan, walau tidak instan. “Kita mau bekerjasama sama karena ini bukan coba-coba lagi, tapi sudah ada bukti hasilnya,” kata Barlius.
Dikatakan Barlius, LearningX ini merupakan Teknologi Edukasi yang dikembangkan LX International, di bawah naungan LG Group, yang hadir dengan memberikan edukasi yang berkaitan dengan Revolusi Industri 4.0 berbasis online atau daring. Pembelajaran yang dilakukan terfokus mengenai Coding dan Pemrograman Python.
Advisor Learning X dari PT Global Invesment Institut Wikan Sukarinto yang sekaligus sebagai
Keynote Speaker mengaku siap berbagi dengan Sumbar dalam menibgkatkan SDM bangsa yang di daerah. Saat ini dunia tengah didesak sebuah perkembangan teknologi, karena saat ini tengah bomming digital. “Maka tak heran lagi, dalam aktivitas keuangan tak perlu lagi masyarakat harus datang ke gedung bank bank yang ada di jalanam, tapi cukup saja nasabah dengan memanfaatkan HP,” ucap Wikan.
Namun, diketahui dalam mempersipkan SDM memang tak bisa bagaikan melakukan aksi sulapan seperti membalikan telapak tangan. Akan tetapi semuanya butuh makan proses. Jika di zaman sekarang semuanya sudah serba digital dalam rutinitas sehari hari, apakah terkait dunia artis drakor, Kpop dan otomotif sudah serba digital.
Sementara, Mutia Meilina Dirut PT Aksata Pelita Indonesia menjadi pelaksana Learning X mengungkapkan, sudah melibatkan sebanyak 400 sekolah untuk terlibat dalam kegiatan tersebut. Terdiri dari SD, SMP, SMA dan SMK.
“Untuk saat ini sudah ada sebanyak 400 sekolah yang terlibat dengan kita. Semoga ke depan akan lebih banyak lagi,” ujar Mutia.
Dijelaskan, kerjasama itu nantinya Leaning X akan memberikan pembekalan dan pelatihan bagi siswa-siswi dalam dunia digital. Terutama untuk coding.
“Prosesnya kita akan berikan pelatihan bagi guru, kemudian guru dapat memberikan pembimbingan pada siswanya. Ini kita lakukan selama 2-3 hari secara tatap muka,” ujarnya. (drd)







