PADANG – Kepala MTsN 5 Padang Noprizal MPd meminta kepada siswa (generasi muda-red) memaknai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81 tahun 2026 ini dengan bekerja keras dalam menuntut ilmu ilmu di bangku sekolah.
“Artinya, siswa dituntut belajar tanpa pamrih, agar kita terlepas dari belenggu kebodohan, kemiskinan serta dari keterbelakangan,” ujar Noprizal usai gelar upacara bendera di MTsN 5 Padang, Senin (17/8/2026).
Menurut Novrizal, merujuk dari perjuangan pahlawan dalam membebaskan negara ini dari jajahan kolonialis Belanda, mereka tak kenal pamrih, seperti berharap jabatan dan penghargaan. Sedangkan, mereka berkorban air mata, darah bahkan jiwa sekaligus.
“Sementara sekarang kita mengisi kemerdekaan tersebut dengan belajar dalam menuntut ilmu tanpa pamrih, dalam mewujudkan cita – cita kita untuk bebas dari keterbelakangan,” ujar Noprizal.
Ketahui, dalam mengisi kemerdekaan di era sekarang banyak tantangan, baik lingkungan maupun dari diri sendiri. Tidak itu saja, belum lagi pengaruh global dan medsos, lewat gadget yang dalam genggaman sehari – hari.
Kemudian, diharapkan siswa mengembangkan diri secara positif. Antara lain, perlu belajar entrepreneurship dan keahlian (belajar usaha – red) sejak bangku madrasah, sehingga kelak di masa mendatang bisa berwira usaha mandiri. Sebab, kemampuan akademis saja belum bisa menjamin kemandirian ekonomi ke depan.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tanggal 17 Agustus 2026 mengusung tema resmi “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Bagi generasi muda, usia 81 tahun ini harus dimaknai sebagai momentum transisi krusial untuk mentransformasikan semangat nasionalisme konvensional menjadi aksi nyata penguatan daya saing, kolaborasi lintas sektor, serta kepedulian sosial demi mewujudkan cita-cita kemandirian bangsa.
Kemudian, berdaulat bukan lagi sekadar mempertahankan batas teritorial, melainkan menguasai teknologi, menjaga data nasional, dan tidak menjadi penonton di negeri sendiri di tengah gempuran era digital.
Keadilan sosial harus di internalisasi oleh anak muda melalui kepedulian terhadap ketimpangan di lingkungan sekitar, baik dalam akses pendidikan, ekonomi, maupun kesejahteraan masyarakat rentan.Mengisi kemerdekaan berarti aktif berpartisipasi dalam pembangunan sosial dan tidak bersikap acuh tak acuh terhadap dinamika serta persoalan bangsa.
*Usai Upacara Langsung Rakor
Usai pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI keluarga besar MTsN 5 Padang menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama GTK di ruang guru, Senin (17/8/2026). Rapat tersebut membahas persiapan berbagai kegiatan dan perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang melibatkan murid dan GTK.
Rakor tersebut menjadi bagian dari persiapan madrasah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan tertib, meriah, dan penuh semangat kebersamaan. Dalam rapat disepakati sejumlah perlombaan bagi murid yang akan dikoordinasikan oleh penanggung jawab (PJ) masing-masing.
Sedangkan, perlombaan untuk murid meliputi lomba karung, lomba kelereng, lomba ember water, lomba kain sarung, lomba paku dalam botol, lomba UUD, lomba MC, lomba batu bata, lomba paduan suara, dan lomba kerupuk.
Kepala MTsN 5 Padang, Noprizal, MPd., menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kemerdekaan kepada murid.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin anak-anak merasakan suasana kemerdekaan dengan penuh kegembiraan, tetapi tetap mendapatkan nilai pendidikan. Lomba dapat melatih keberanian, kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, dan rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Riza Puspita Sari, mengatakan, kegiatan peringatan kemerdekaan tersebut merupakan bagian dari kokurikuler dengan mengangkat tema “Berkarya untuk Indonesia: Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami, Humanis, Peduli Lingkungan, dan Cinta Tanah Air.”
“Ini bagian dari kokurikuler. Selain mengikuti berbagai perlombaan, murid juga mendapatkan penugasan berupa proyek video, mading, dan poster. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar berkarya dan berkreasi, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, peduli terhadap lingkungan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujar Riza.
Katanya, jadi momentum HUT Kemerdekaan RI kita manfaatkan sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi murid. Harapannya, nilai-nilai yang mereka dapatkan melalui kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain murid, GTK MTsN 5 Kota Padang juga turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI melalui sejumlah perlombaan, yaitu merangkai bunga, sambung lagu kebangsaan, PBB tutup mata, serta solo song antarmusyawarah guru mata pelajaran (MGMP) internal.
Kegiatan perlombaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan madrasah.
Rapat koordinasi kemudian ditutup dengan makan bersama seluruh GTK. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat solidaritas keluarga besar MTsN 5 Kota Padang dalam menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.(drd)







