PADANG-Bulan puasa tahun 2026 (Ramadhan 1447 H) masyarakat yang kurang mampu di Kota Padang kehilangan program bantuan Sembako Gratis dari. Baznas Kota Padang.
Pasalnya, Program Bantuan Sembako Gratis Baznas Kota Padang pada Ramadhan 1447 H /2026 Masehi ini dihentikan Pemko Padang. Padahal, program ini juga cukup dinantikan masyarakat miskin kota dan jamaah masjid yang juga berasal dari warga tak mampu.
Apalagi tahun 2026 ini merupakan tahun yang begitu sulit ekonominya. Tentu program pemerintah yang menyentuh kebutuhan masyarakat yang sangat dinantikan terutama warga miskin. “Apalagi, tahun ini ekonomi terbilang cukup sulit, juga bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan dan Lebaran 1447 H. Tentu kebutuhan warga sangat meningkat,” ucap Jun salah seorang warga sekitar Sungai Sapih,kemarin.
Jika program Sembako Ramadhan Gratis ini ditiadakan, warga sangat mengharapkan program bantuan yang lain kepada masyarakat miskin di bulan Ramadhan tahun ini. Apalagi sebagian masyarakat Kota Padang barusan terdampak bencana banjir bandang dan longsor. Hendaknya, harus ada pengganti program ini yang menyasar masyarakat miskin jelang lebaran Ramadhan 1447 H ini.
Ketua Baznas Kota Padang Yuspardi mengatakan, prihal ditiadakannya program Baznas Padang berupa bantuan Sembako Ramadhan untuk warga tak mampu tahun ini karena larangan dari aturan Baznas RI. Mengingat Baznas yang berada di daerah terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor, diarahkan ke korban bencana berupa bantuan modal berbentuk pemberdayaan kelompok masyarakat terdampak bencana. “Sekarang tinggal menunggu lagi arahan dari Walikota Padang, seperti apa bentuk realisasinya,” ujar Yuspardi, Selasa (24/2/2026).
Dalam waktu dekat ini akan disinergikan dengan program Pemko Padang. Antara lain, mana porsi untuk kegiatan dari APBD, APBN lalu, di mana pula porsinya Baznas Kota Padang.” Jika nanti sudah ada arahan dari Pemko Padang, kita segera jalan, “ucap Yuspardi.
Dikatakan, program berbagi Sembako Ramadhan ini telah diluncurkan sejak tahun tahun 2018 ketika Kota Padang dipimpin Mahyeldi. Dan saat itu Baznas Padang dikomandoi almarhum Epi Santoso. (drd)







