Sumatera Barat

Bupati Tapanuli Tengah Apresiasi Bantuan Rendang dari Sumbar

27
×

Bupati Tapanuli Tengah Apresiasi Bantuan Rendang dari Sumbar

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapanuli Tengah apresiasi bantuan rendang Sumbar bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi.

BOGOR — Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah atas bantuan rendang bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Tapanuli Tengah. Bantuan tersebut dinilai membantu masyarakat pada masa darurat.

Masinton menyampaikan apresiasi itu saat bertemu Mahyeldi di sela Rapat Koordinasi Nasional Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Sentul International Convention Center Bogor Senin (2/2/2026). Pertemuan berlangsung singkat dalam suasana hangat.

Masinton menilai bantuan rendang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak hanya berfungsi sebagai dukungan logistik. Bantuan tersebut juga mencerminkan solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana.

“Secara pribadi dan atas nama pemerintah serta masyarakat Tapanuli Tengah, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan rendang yang sangat berarti saat bencana hidrometeorologi melanda daerah kami. Bantuan ini memberi semangat serta memperkuat kebersamaan,” ujar Masinton Pasaribu.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Gandeng Dunia Usaha Wujudkan Sekolah Adiwiyata

Masinton menegaskan kepedulian antarpemerintah daerah menjadi modal penting memperkuat ketahanan nasional. Sinergi tersebut dibutuhkan dalam penanganan bencana serta pemulihan pascabencana.

Menanggapi hal tersebut Mahyeldi menyampaikan bantuan tersebut merupakan wujud empati serta semangat gotong royong antardaerah. Nilai kebersamaan harus terus dijaga dalam situasi darurat.

“Dalam situasi bencana solidaritas dan kepedulian menjadi kekuatan utama. Bantuan ini merupakan bentuk empati serta kebersamaan sebagai sesama anak bangsa,” ujar Mahyeldi.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu momen positif dalam Rakornas Forkopimda. Forum ini mempererat hubungan antarkepala daerah selain membahas isu strategis nasional. (Bdr)