PeristiwaSumatera Barat

Sudah 61 Korban Jiwa Akibat Bencana di Sumbar

241
×

Sudah 61 Korban Jiwa Akibat Bencana di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Kondisi pemukiman warga di Tanah Datar setelah dihantam banjir lahar dingin.ist

PADANG – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Barat (Sumbar), Hansastri mengungkapkan, hingga Kamis pagi (16/5) pukul 08.00 WIB jumlah korban meninggal akibat bencana berdasarkan data Disaster Victim Identification (DVI) Polri Sumbar mencapai 61 jiwa.

“Untuk data korban dampak bencana, kita konfirmasi dari DVI Polri jumlahnya 61 meninggal, yang belum terindifikasi 5 orang,” ungkapnya.

Hansastri juga menyebutkan, berdasarkan data BPBD Provinsi Sumbar, korban luka-luka akibat bencana mencapai 80 orang, yang hilang dalam pencarian 23 orang dan korban mengungsi mencapai 3.216 jiwa.

Hansastri tidak memungkiri, saat ini data yang dikeluarkan dari berbagai unsur, seperti BPBD Sumbar, Basarnas, DVI Polri dan BNPB berbeda-beda. Kondisi ini karena data korban bencana dinamis dan bergerak. Meski demikian, Hansastri mengatakan perbedaan data ini akan menjadi bahan evaluasi ke depan. Karena, untuk data ini perlu ada koordinasi melalui BPBD Provinsi Sumbar.

BACA JUGA  Sikapi Tragedi Wamena, Irwan Prayitno Minta Masyarakat Tetap Jaga Kerukunan

Hansastri mengatakan, bencana yang dihadapi Sumbar saat ini memang cukup parah. Selain, banjir, ada banjir bandang atau galodo, banjir lahar dingin dan longsor. Menghadapi kondisi ini, Pemprov Sumbar sudah menetapkan status tanggap darurat dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar.

Menindaklanjuti penanganan di masa tanggap darurat ini, Pemprov Sumbar membentuk pos-pos penanganan bencana, dengan posko utama berada di Kantor BPBD Sumbar di Jalan Sudirman Padang.

“Untuk penanganan bencana ini, melalui posko-posko komando BPBD Sumbar selalu koordinasi dengan berbagai pihak sesuai tugasnya. Di tingkat Provinsi Sumbar, setiap hari lakukan pertemuan untuk mengupdate langkah yang akan dilaksanakan dan yang telah terlaksana,” terangnya.

BACA JUGA  Jangan Abaikan Instalasi Listrik, Warga Diharapkan Waspada Bahaya Kebakaran

Posko utama di Kantor BPBD Sumbar ini, terang Hansastri selain pusat komando penanganan bencana, juga berfungsi sebagai tempat menerima bantuan dari segala pihak, baik dari instansi, perusahaan dan masyarakat. Selain itu juga menerima bantuan dalam bentuk tunai yang akan disalurkan kepada korban banjir bandang, longsor, melalui nomor rekening Bank Nagari Syariah.

Comment