Peristiwa

FKS Kota Bukittinggi Lakukan Pembinaan Kota Sehat Tingkat Kecamatan

18
×

FKS Kota Bukittinggi Lakukan Pembinaan Kota Sehat Tingkat Kecamatan

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI – Forum Kota Sehat (FKS) Kota Bukittinggi, kembali perkuat komitmen menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, aman dan nyaman. Hal ini dilakukan dengan melakukan pembinaan pada FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat di tahun 2024 ini.

Pembinaan dilakukan selama tiga hari. Diawali Kamis (02/05) di Kecamatan Guguak Panjang, Jumat (03/05) di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) dan Selasa (07/05) di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB).

Ketua FKS Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar, melalui Wakil Ketua, Ali Rahman, menjelaskan, hasil dari penilaian 48 Kementrian dan Lembaga di pusat pada 2023 lalu, tentu menjadi bahan evaluasi penting, untuk lebih baik kedepannya. Dimana, pada tahun lalu Bukittinggi meraih penghargaan kota sehat, Swasti Saba Wiwerda.

BACA JUGA  Marapi Masih Erupsi, Audy Joinaldy Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

“Kita jelaskan pada Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) dan Pokja Kelurahan Sehat, kalau tahun lalu Bukittinggi raih Swasti Saba Wiwerda. Untuk itu, tentu butuh kerjasama dan dukungan dari kelurahan dan kecamatan, untuk bisa lebih baik dan kembali meraih Wistara di 2025 mendatang,” ungkapnya, Jumat (03/04/2024) lalu.

Untuk itu, pembinaan di kecamatan dan kelurahan kembali digiatkan. Bagaimana, administrasi dari pokja dan FKKS tersusun rapi, agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.

“Meskipun penilaian akan dilaksanakan di 2025, namun semua tahapannya sudah dimulai di 2024. Penilaiannya pun memang untuk dua tahun, yang dinilai dan diverifikasi nantinya adalah data 2024 dan 2025. Bagaimana administrasinya, bagaimana inovasinya, ini yang perlu kita gerakkan dari bawah, dari masyatakatnya langsung,” ujarnya.

BACA JUGA  Karena Banjir, Suplai Air pada 45 Ribu Pelanggan Perumda AM Kota Padang Terputus

Setelah dari kecamatan dan kelurahan, FKS sendiri akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan setiap SKPD, yang tergabung dalam tim pembina FKS. Permasalahan yang terjadi di masyarakat, agar dicarikan solusi dan inkbasinyang ada, dapat didukung pemerintah daerah. (Aul)

Comment