Peristiwa

Baznas Bukittinggi Salurga Bantuan Tahap Kedua Untuk Korban Banjir Nagari Sianok

14
×

Baznas Bukittinggi Salurga Bantuan Tahap Kedua Untuk Korban Banjir Nagari Sianok

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI – Baznas Kota Bukittinggi saluarkan bantuan tahap kedua untuk meringankan beban korban banjir air bah nagarai sianok.

Bantuan disalurkan secara langsung oleh ketua Baznas Kota Bukittinggi, Edi Syamian kepada masing masing kepala keluarga yang terdampak.

Penyerahan bantuan itu turut disaksikan oleh Camat Guguak Panjang, Yelrizon, Lurah Kayu Kubu, Yenita Yelvia Roza, dan Ketua LPM Kayu Kubu.

Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Edi Syamian didampingi pimpinan Baznas lainya, mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan saluran tahap kedua untuk korban banjir di nagari Sianok tersebut, sebab saat terjadinya banjir.

Baznas Kota Bukittinggi telah menyalurkan bantuan tahap pertama dalam bentuk nasi bungkus kepada korban dan masyarakat yang terdampak.

BACA JUGA  Wagub Sumbar Razia Kendaraan di Perbatasan Sumbar - Riau

“Sedangkan tahap kedua kita salurkan bantuan dalam bentuk dana cash,” ungkapnya, Kamis (02/05/2024).

Bantuan tahap kedua itu diberikan untuk meringankan beban korban, karena banyak peralatan rumah tangga korban yang rusak dan tidak dapat dipergunakan lagi akibat air bah masuk kerumah mereka.

“Kita berharap dengan adanya bantuan yang disalurkan kepada korban tersebut dapat meringankan beban korban tersebut,” harapnya.

Sementara, Camat Guguak Panjang, Yelrizon, didampingi Lurah Kayu Kubu, Yenita Yelvia Roza, mengatakan, dalam musibah banjir dan air bah yang terjadi Selasa (30/04) malam lalu, di Ngarai Sianok Kelurahan Kayu Kubu itu, terdapat 8 rumah dengan 13 kepala keluarga yang menjadi korban dan terdampak.

BACA JUGA  Bencana Tanah Longsor Timbun Jalan di Sijunjung, Jalur Darat Putus

“Ada 8 rumah yang terendam dan 13 KK yang menjadi korban banjir dan air bah itu,” jelas Yelrizon.

Untuk korban tersebut selain Baznas, Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Sosial juga sudah menyalurkan bantuan berupa konsumsi dan peralatan dapur.

Selain itu, Dinas PU Kota Bukittinggi telah menurunkan alat berat untuk membersihkan material banjir dari perumahan warga.

“Kita masih mendata berapa kerugian dari musibah banjir itu, namun yang jelas dalam musibah itu ada 8 rumah warga dengan 13 keluarga yang menjadi korban,” pungkasnya. (Aul)

Comment