Kota PadangPolitik

PAW Diputuskan Bamus, Syafrial Kani Hormati Upaya Hukum yang Dilakukan Helmi Moesim

126
×

PAW Diputuskan Bamus, Syafrial Kani Hormati Upaya Hukum yang Dilakukan Helmi Moesim

Sebarkan artikel ini

PADANG – Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani SH mengatakan, Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Padang dari Partai Berkarya Helmi Moesim Ayi sudah diputuskan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Padang, Senin (29/4/2024).

Selain, Helmi Moesim, anggota DPRD Padang dari Partai Berkarya lainya Zalmadi juga sudah diputuskan Bamus.

Namun, soal Helmi Moseim tengah melakukan upaya hukum ke Mahkamah Agung (MA) menggugat SK pemberhentiannya, Syafrial Kani menghormati langkah yang dilakukan Helmi Moesim tersebut. “Itu hak dari Pak Helmi Moesim,” ujar Syafrial Kani usai rapat Bamus DPRD Padang, yang dikutip dari BentengSumbar. Com, Senin kemarin.

Helmi Moesim memperlihatkan SK PAW dari Gubernur Sumbar

Tapi yang jelas, ujar Syafrial, sesuai dengan SK dari Gubernur Sumbar dan kesepakatan anggota Bamus, maka dijadwalkan proses PAW, 13 Mei 2024. “Sesuai SK dari Gubernur dan kesepakatan anggota Bamus, itu dijadwalkan pada tanggal 13 Mei 2024,” terangnya.

BACA JUGA  Wako Hendri Septa Serukan untuk Makmurkan Masjid

Terkait hak-hak Helmi Moesim dan Zalmadi dengan keluarnya SK Gubernur, Syafrial Kani menegaskan, setelah SK pemberhentian keluar, maka otomatis hak dan kewajiban dihentikan.

“Setelah SK keluar, otomatis hak dan kewajiban diputus. Dan penggantinya setelah dikukuhkan baru ada haknya,” tukuk Syafrial Kani Datuk Rajo Jambi.

Informasinya, Helmi Moesim digantikan Resmita dan Zalmadi digantikan Khairul Karohan. Tapi, Agustus 2024, Helmi Moesim Ayi kendali dilantik menjadi anggota DPRD Padang periode 2024-2029. Karena, pada Pemilu Legislatif (Pileg), Rabu 14 Februari 2024 lalu, Helmi Moesim maju dari Partai Golkar dari Dapil V, Padang Timur dan Padang Selatan.

Sedangkan, Zalmadi dari PKB juga kembali terpilih untuk pemilihan anggota DPRD Kota Padang periode 2024-2029 Dapil Padang II, yakni Kecamatan Kuranji.

BACA JUGA  Wali Kota Riza Falepi Warning Keras ASN Tak Netral, dengan Sanksi Penundaan Gaji dan Turun Pangkat

Upaya Hukum
Pasca keluarnya SK PAW dari Gubernur Sumbar , Helmi Moesim tidak saja melakukan upaya hukum ke MA. Hal melihat SK PAW yang janggal, karena Gubernur Sumbar Mahyeldi mengabaikan putusan PN Padang.

Comment