PeristiwaSumatera Barat

Warga Jangan Panik, Besok Sirine Gempa dan Tsunami Berbunyi Serentak di Sumbar

397
×

Warga Jangan Panik, Besok Sirine Gempa dan Tsunami Berbunyi Serentak di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Sirine pengingat bahaya bencana tsunami. (Antara FOoto)

PADANG – Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2024 dipusatkan di Youth Centre Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (26/4/2024). Peringatan ditandai dengan simulasi mitigasi bencana gempa dan tsunami yang melibat puluhan ribu warga Kota Padang.

Khusus di Kota Padang, simulasi perlu dilakukan mengingat ada sebanyak 630 ribu warga yang berada zona merah bencana tsunami. Untuk itu perlu mengingatkan agar selalu waspada.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar, Rudy Rinaldy mengatakan, tidak hanya di Kota Padang, simulasi gempa dan tsunami juga diikuti serentak di tujuh kabupaten kota yang berada di pesisir pantai Sumbar.

BACA JUGA  Sumbar 10 Besar Provinsi dengan Pemuda Paling Banyak Jomblo 2023

Daerah itu yakni, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pesisir Selatan (Pessel), Pasaman Barat (Pasbar), Agam, Kepulauan Mentawai.

“Simulasi juga diikuti 30 kabupaten kota yang rawan gempa dan tsunami di Indonesia,” terang Rudy, Kamis (25/4/2024).

Simulasi menurutnya, diawali dengan ujicoba kembali sirine sebelum pukul 9.00 WIB. Sebelumnya, dari uji coba 33 sirine Early Warning System (EWS) yang ada di Kota Padang, Kamis (25/4/2024), terdapat 13 sirine yang aktif.

Setelah dilakukan ujicoba sirine, maka pukul 9.00 WIB dilakukan penekanan sirine EWS oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M di Youth Centre Padang. Setelah sirine EWS berbunyi, maka langsung diikuti simulasi evakuasi gempa dan tsunami oleh warga Kota Padang.

BACA JUGA  Buruh Pabrik di Kota Padang Dipecat Karena Ajukan Cuti Naik Haji

Simulasi mitigasi bencana gempa dan tsunami digelar di tiga titik. Yakni di SMPN 1 Padang. Di lokasi ini ribuan siswa dan warga setelah mendengarkan sirine langsung menyelamatkan diri dengan cara evakuasi horizontal berlari menuju tidak zona aman tsunami di SPBU di Jalan Sawahan.

Kemudian di lokasi Lolong Belanti. Ribuan warga di lokasi tersebut setelah mendengar sirine EWS melakukan evakuasi vertikal dengan berlari menuju ke atas gedung SMPN 25 Padang yang difungsikan sebagai shelter.

Lokasi selanjutnya di Pasar Alai. Di lokasi ini ribuan warga melakukan proses evakuasi horizontal dengan berlari menyelamatkan diri ke arah zona aman tsunami dekat SPBU Ampang.

Comment