NasionalPeristiwa

Soal Banjir dan Longsor, Menko PMK Minta Pemerintah Daerah Siapkan Data dengan Benar

141
×

Soal Banjir dan Longsor, Menko PMK Minta Pemerintah Daerah Siapkan Data dengan Benar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar saat mengikuti rapat tingkat kementerian (RTM) terkait penanganan dampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Sumbar, yang dipimpin Menko Muhadjir , Rabu (13/03/2024).Ist

PADANG–Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) serta kementerian terkait, dalam merespons kejadian bencana banjir dan longsor yang melanda sebagian besar wilayah Sumbar dalam sepekan terakhir.

Apresiasi itu disampaikan Menko Muhadjir saat memimpin rapat tingkat kementerian (RTM) terkait penanganan dampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Sumbar, yang berlangsung secara hybrid, Rabu (13/03/2024). Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah beserta jajaran turut menghadiri rapat tersebut secara daring dari Kompleks Gubernuran.

“Terima kasih kepada Pemprov Sumbar serta Kementerian terkait yang telah menangani kondisi ini dengan sangat baik. Ke depan, kita berharap dan membutuhkan langkah-langkah strategis agar dampak bencana yang serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” ucap Menko Muhadjir.

BACA JUGA  Sumbar Raih Penghargaan Anugerah KPAI 2023, Juga Raih Provinsi Layak Anak

Di samping itu, Menko Muhadjir juga meminta agar pemerintah daerah (Pemda) terkait di Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumbar yang terdampak oleh bencana banjir dan longsor, agar melakukan pendataan kebutuhan bantuan yang sifatnya mendesak, serta mendata secara rinci dampak kerusakan yang disebabkan oleh banjir yang terjadi pada 7-8 Maret 2024 tersebut.

“Harap didata betul-betul, agar responsnya bisa disegerakan oleh pihak kementerian, terlebih lagi soal bahan pokok yang tentu bisa disegerakan. Di samping itu, data kerusakan juga harus didata dengan baik,” ucap Menko Muhadjir yang dalam RTM tersebut turut didampingi Kepala Basarnas, Kusworo, serta sejumlah pejabat utama Kemensos, BNPB, Kementerian PUPR, dan Kemenkes RI.

BACA JUGA  Rektor UNP Ganefri Diminta Testimoni Harganas ke-26 di Kalsel

Sementara itu dalam kesempatannya, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyatakan bahwa kejadian bencana banjir dan longsor di Sumbar dalam sepekan terakhir telah melanda setidaknya 12 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, yaitu Kabupaten Pasaman Barat, Mentawai, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Pariaman, serta Kota Padang.

Comment