Hukum

Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir Siap Tampung Masukan dari Berbagai Kalangan

456
×

Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir Siap Tampung Masukan dari Berbagai Kalangan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sumbar irjen Pol Suharyono memasangkan benggo pelantikan Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, 28 Desember 2023.Ist

PADANG – Memulai karir dari Kepolisian Daerah (Polda) Maluku, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir utamakan bakal utamakan loyalitas dalam bertugas.

Bahkan, dirinya masih merasa membutuhkan masukan dari berbagai kalangan dalam menjalankan tugas. Diakuinya, dalam menjalankan tugas dirinya akan tetap tegak lurus dengan jargon Polri Presisi.

AKBP Ahmad Faisol Amir dilantik menjadi Kapolres Padang Pariaman pada 28 Desember 2023. Dia ditetapkan sebagai satu dari 15 perwira menengah (pamen) yang diamanahkan jabatan Kapolres.

“Apapun amanahnya, saya akan jalankan sungguh-sungguh, penuh loyalitas, dan yang perlu adalah pembuktian kinerja,” sebutnya, saat dijumpai wartawan, baru-baru ini.

Berkiprah sejak 2005 di kepolisian, diakui Faisol, tidak lantas membuat dirinya merasa sudah hebat dan menguasai segalanya.

BACA JUGA  Gubernur Mahyeldi Sambut Kunjungan Kakanwil Kemenkum HAM Sumbar yang Baru

“Semuanya masih harus dijadikan pembelajaran. Kapanpun, dari siapapun, kita belajar. Belum tentu semuanya bisa dikuasai. Namun yang pasti, apa yang menjadi tupoksi, itu dijalankan,” imbuh mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumbar ini.

Diketahui, arti Presisi mengutip laman resmi Polri, adalah singkatan dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi berkeadilan. Konsep prediktif dalam presisi berfokus pada kemampuan pendekatan pemolisian prediktif (predictive policing).

Melalui pendekatan ini, petugas bhayangkara diharapkan mampu menakar tingkat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menggunakan hasil analisis berbasis pengetahuan, data, dan metode yang tepat. Jadi, pencegahan masalah tidak hanya cepat tanggap, tetapi juga tepat sasaran.

Sementara itu, konsep responsibilitas dimaknai sebagai rasa tanggung jawab yang diwujudkan dalam ucapan dan tingkah laku polisi selama bertugas. Sedangkan konsep transparansi berkeadilan mencerminkan pembuktian dari prinsip sistem yang terbuka dan siap untuk diawasi.

BACA JUGA  Tokoh Ulama NU Sumbar Setuju Revisi UU KPK, Agar Lebih Bertaji Lagi 

Sebagai komitmen mewujudkan Presisi di Polri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menerapkan sejumlah langkah, yakni:

Menjadikan Polri institusi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (PRESISI). Menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional. Menjaga soliditas internal.

Comment