Peristiwa

Ketua DPRD Solok Klarifikasi Soal Pengaduan Dugaan Pemerkosan di Polres

225
×

Ketua DPRD Solok Klarifikasi Soal Pengaduan Dugaan Pemerkosan di Polres

Sebarkan artikel ini

SOLOK –Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra, menanggapi beredarnya pemberitaan di sejumlah media online di Kabupaten Solok, Sabtu malam (6/12/2024), yang menuduh dirinya melakukan pemerkosaan terhadap Husni Khairul Nisa (18).

Politisi Partai Gerindra tersebut membeberkan kronologis kejadian, sejak dirinya bertemu dengan Husni Khairul Nisa hingga terjadinya pengaduan ke Polres Solok, Sabtu (6/12/2024).

Menurut Dodi Hendra, sekira tiga minggu sebelum kejadian, orang tua yang mengaku sebagai “korban” menemui dirinya dan mengeluhkan anaknya yang beberapa waktu sebelumnya tertimpa “musibah”. Yakni, dinikahkan paksa secara siri, karena digerebek warga Korong Lampayo, Jorong Simpang Sawah Baliak, Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

BACA JUGA  Waspada Banjir dan Longsor, Sumbar bakal Siaga Darurat hingga Desember 2021

“Orang tua korban meminta anaknya dicarikan pekerjaan, karena tidak ingin menanggung malu,” ujarnya.

Menurut Dodi, orang tua “korban” yang bernama Jon Putra (55) bersama istrinya mengantar Husni Khairul Nisa ke rumah dirinya di Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung,   24 Desember 2023. Namun, saat itu Dodi Hendra mengaku tidak bertemu langsung dengan Husni Khairul Nisa dan kedua orang tuanya, karena sedang berada di luar kota.

Keesokan harinya,  25 Desember 2023, Dodi Hendra pulang dari luar kota dan bertemu dengan Husni Khairul Nisa dan meminta dirinya bisa membantu-bantu kerja-kerja tim milenial untuk pemenangan Dodi Hendra di Pileg 2024. Tanggal 26 Desember 2023, hari yang disebut korban sebagai hari pemerkosaan, Dodi Hendra menegaskan bahwa pada pagi harinya, Husni Khairul Nisa meminta izin pergi melayat temannya yang meninggal, sekira pukul 07.00 WIB. Husni Khairul Nisa balik ke rumah Dodi Hendra di Nagari Koto Hilalang, sekira pukul 11.00 WIB. Sehingga, kejadian yang diberitakan terjadi sekira pukul 09.00 WIB, sangat janggal, karena Husni Khairul Nisa sedang tidak berada di rumah pribadi Dodi Hendra. Bahkan di tanggal tersebut, menurut Dodi, dirinya bersama Tim Pemenangan, menggelar rapat. Sehingga, situasi rumah saat itu cukup ramai, bahkan kedua orang tua Husni Khairul Nisa hadir.

BACA JUGA  Prajurit Lantamal II Padang Bantu Masyarakat Korban Kebanjiran 

Comment