Budaya

Ini Tiga Nagari Terbaik Implementasi ABS-SBK

249
×

Ini Tiga Nagari Terbaik Implementasi ABS-SBK

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi, Sekdaprov Sumbar Hansastri bersama penerima nagari terbaik implementasi ABS-SBK 2023.Ist

PADANG – Guna memastikan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) terimplementasi dengan baik di nagari-nagari, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melakukan penilaian pada nagari Nagari Mubarakah Pengimplementasian ABS-SBK.

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah Rabu (27/12) di hotel Santika Kota Padang.

Penilaian dilakukan terhadap nagari percontohan di 18 kabupaten kota di Sumbar. Tiga nagari yang tampil sebagai juara tersebut yakni, Juara I diraih Nagari Guguak VIII, Kabupaten Limapuluh Kota, Juara II (Nagari Toboh Ketek, Kabupaten Padang Pariaman), Juara III (Nagari Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, dengan adanya penilaian ini dirinya ingin agar penerapan ABS-SBK berjalan di tingkat nagari.

BACA JUGA  Budi Syukur Beri Selamat Pengukuhan DPP PKPWL Periode Perdana

“Ada beberapa nagari percontohan yang dinilai dan diumumkan tiga terbaik hari ini. Adat Salingka Nagari itu kan di nagari. Melalui penilaian ini kita ingin mengetahui bagaimana ABS SBK berjalan di tingkat nagari. Ada variabel-variabel yang dinilai,” terang Mahyeldi, di sela-sela penyerahan penghargaan.

Mahyeldi berharap, melalui penilaian yang dilakukan ini, mudah- mudahan mendorong nagari lainnya untuk pengikutinya. Sehingga implemantasi falsafah ABS-SBK berjalan konkret di tengah masyarakat.

Karena penilaian ini pertama kali digelar, maka menurut Mahyeldi ke depan akan ada penyempurnaan penilaian selanjutnya terhadap poin- poin penilaian tambahan.

“Variabel penilaiannya misalnya terkait dengan budaya ke surau, juga kehidupan adat dan istiadat di tengah masyarakat. Termasuk juga dinilai ada petatah petitih. Jadi ada beberapa variabel masing-masing penilaian. Makin banyak implementasi dan maksimal penilaiannya maka akan semakin baik penanaman nilai-nilai ABS-SBK-nya,” terangnya.

BACA JUGA  Gubernur Sumbar Mahyeldi Hadiri Penobatan Rajo Nan Baduo dan Batagak Pangulu Nagari Maek

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Syaifullah mengatakan, ada 15 indikator yang ada di nagari-nagari yang dilakukan penilaian. Misalnya, babalai bamusajik. Ada kriterianya, seperti ada balai-balai musyawarah, ada masjid, ada imamnya, ada ceramah rutinnya.

Comment